Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Akselerasi Bantuan Bencana dan Mobilitas Nataru: Tol Sibanceh Seksi 1 Dibuka Fungsional

Rudi Kurniawansyah
08/12/2025 07:29
Akselerasi Bantuan Bencana dan Mobilitas Nataru: Tol Sibanceh Seksi 1 Dibuka Fungsional
Tol Sibanceh(MI/Rudi Kurniawansyah)

PT Hutama Karya (Persero) secara resmi membuka fungsional Jalan Tol Sigli – Banda Aceh (Sibanceh) Seksi 1, ruas Padang Tiji – Seulimeum, mulai Minggu (7/12) hingga Minggu (4/1). 

Keputusan tersebut diambil untuk menggalang upaya percepatan penyaluran bantuan bagi masyarakat Aceh yang terdampak bencana alam, sekaligus meningkatkan kelancaran lalu lintas jelang periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.

Pembukaan fungsional ruas tol ini diharapkan menjadi jalur vital untuk distribusi bantuan kemanusiaan dan mempercepat waktu tempuh kendaraan tanggap darurat. 

Selain itu, ruas ini menjadi alternatif yang lebih efisien dan aman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan selama masa peningkatan mobilitas Nataru.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah menegaskan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas utama selama masa pembukaan ini.

“Selama pembukaan fungsional ini, Hutama Karya secara aktif berkoordinasi dengan instansi terkait agar pengoperasian secara fungsional tetap mengutamakan aspek keselamatan di lapangan. Mengingat ruas ini masih berada dalam tahap konstruksi, pembukaan dilakukan secara terbatas, namun Hutama Karya memastikan ruas tetap aman untuk dilintasi karena telah dilakukan serangkaian persiapan matang sebelum dibuka, termasuk pemenuhan elemen keselamatan dan kesiapan operasional,” ujar Mardiansyah, Minggu (7/12).

Ketentuan dan Batasan Operasional

Jalur tol fungsional ini akan beroperasi setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 18.00 WIB. Pembukaan dilakukan dua arah, melayani pergerakan dari Padang Tiji menuju Seulimeum dan sebaliknya.

Ruas ini diperuntukkan secara khusus bagi:

  • Kendaraan Golongan I (sedan, jip, pikap, truk kecil, dan bus).
  • Angkutan logistik yang membawa bantuan dan kebutuhan darurat bagi masyarakat terdampak bencana.

Untuk memastikan kelancaran dan kepatuhan terhadap ketentuan, Hutama Karya memberlakukan sistem filtrasi kendaraan di dua titik, yakni di Interchange (IC) Seulimeum Jalur B (arah Seulimeum ke Padang Tiji) dan akses masuk Padang Tiji. 

Meskipun dibuka secara fungsional, pengguna jalan tetap diwajibkan melakukan tapping kartu uang elektronik di gerbang tol.

Peningkatan Kesiapan dan Imbauan Keselamatan

Berdasarkan evaluasi dari penerapan fungsional sebelumnya, Hutama Karya telah mengambil langkah kesiapan lebih lanjut, termasuk penambahan rambu, penempatan petugas siaga, dan penguatan patroli di sepanjang jalur.

Masyarakat yang melintas diimbau untuk selalu berhati-hati, terutama karena masih ada penyempitan lajur lambat pada area rawan gerusan dan titik-titik bahaya (hazard) lainnya. Semua area ini telah dilengkapi dengan penanda visual, perambuan tambahan, dan diawasi oleh petugas.

Pengguna jalan diwajibkan:

  • Memastikan kondisi fisik prima dan tidak mengemudi saat mengantuk.
  • Memastikan kendaraan laik jalan.
  • Mematuhi batas kecepatan maksimal 60 km/jam.
  • Menjaga jarak aman antar kendaraan.
  • Tidak berhenti di bahu jalan, kecuali dalam keadaan darurat.

“Dalam kondisi bencana serta meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang libur Nataru, keselamatan tetap menjadi prioritas utama. Kami berharap seluruh pengguna jalan dapat berhati-hati dan turut menjaga kelancaran lalu lintas di ruas ini,” tutup Mardiansyah.

Untuk bantuan darurat atau informasi, pengguna jalan dapat menghubungi Call Centre Tol Sigli – Banda Aceh di 0821-6434-6434. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik