Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pangan Nasional (Bapanas) bersama Kementerian Pertanian (Kementan) terus mempercepat penyaluran bantuan pangan bagi masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatra.
Bantuan darurat pertama berupa 3 ton makanan siap saji resmi tiba di Aceh dan diserahkan melalui Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) di Lanud Sultan Iskandar Muda, Kamis (4/12).
Kepala Bapanas sekaligus Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa stok beras untuk kebutuhan darurat telah disiapkan tiga kali lipat di setiap provinsi terdampak.
“Dampak bencana tidak hanya dirasakan korban langsung, tetapi juga masyarakat yang terisolasi akibat akses jalan terputus. Mereka juga wajib dipenuhi kebutuhan pangannya,” kata Amran dikutip dari siaran pers yang diterima Jumat (5/12).
Bapanas juga menurunkan tim pendampingan ke provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat untuk memastikan kelancaran distribusi. Selain itu, eselon I dari Kementerian Pertanian dan Bapanas juga ditugaskan untuk memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah.
“Tim kami sudah bergerak di lapangan dan bekerja siang malam untuk membantu percepatan penanganan,” ujar Amran.
Sementara itu, Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas, Andriko Noto Susanto mengatakan bantuan ini merupakan bagian dari donasi pemerintah untuk memperkuat penanganan darurat bencana.
“Bantuan ini adalah bagian pertama dari program Bapanas dan Kementerian Pertanian Peduli Bencana Sumatra. Selanjutnya, bantuan tambahan akan dikirim melalui jalur darat, udara, dan laut,” ujar Andriko.
Upaya percepatan, lanjut Andriko, juga dilakukan pada penyaluran bantuan pangan beras dan minyak goreng yang telah berjalan sejak Oktober. Program ini diarahkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto untuk menjangkau masyarakat terdampak, baik langsung maupun tidak langsung.
Penyerahan bantuan darurat di Aceh diterima oleh Sekretaris BPBA Muhammad Syahril, yang menyampaikan apresiasinya terhadap dukungan pemerintah pusat.
“Kami berterima kasih atas perhatian dari Badan Pangan Nasional dan Kementerian Pertanian. Bantuan ini sangat dibutuhkan masyarakat yang sedang terdampak bencana,” tutur Syahril.
Bapanas menegaskan bahwa pemantauan penyaluran bantuan akan dilakukan secara intensif untuk memastikan seluruh paket bantuan tersampaikan tepat sasaran dan mendukung pemulihan masyarakat terdampak bencana di Aceh dan wilayah Sumatra lainnya. (Z-1)
Tidak ada lagi seragam sekolah yang tersisa di Jamat. Siswa mengenakan pakaian warna-warni seadanya hasil pemberian donatur.
Merujuk dari terakhir pemerintah, bencana banjir dan longsor akhir November 2025 lalu menyebabkan 208.693 unit rumah di Aceh rusak.
Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh pada akhir November lalu meninggalkan dampak serius bagi petani, pekebun, dan petambak.
Keterisolasian ini memaksa harga durian di tingkat petani terjun bebas. Durian ukuran sedang yang biasanya dihargai Rp8.000 per buah, kini hanya bernilai Rp2.500 per buah.
MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, mengatakan masih ada siswa korban bencana banjir Aceh yang belajar di tenda pengungsian.
Menariknya di Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh sekarang lahir ide baru dan patut diacungkan jempol. Ini bisa jadi inovasi untuk menyikapi dunia pendidikan.
Bahkan ribuan balita dan anak di bawah umur sudah sekitar 20 hari harus bertahan dalam lumpur dan disela kayu gelondongan sampah banjir.
PEMUDA lintas agama di Bali bergerak cepat dengan membuka posko 24 jam untuk menerima bantuan banjir bagi warga yang terdampak di gedung PWNU Provinsi Bali.
Pola konsumsi harian yang tidak seimbang, tingginya konsumsi makanan ultra-proses, dan kebiasaan mengonsumsi jajanan yang rendah nilai gizi turut memperparah situasi.
BPKH Limited menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada jemaah haji Indonesia atas ketidaksempurnaan layanan konsumsi yang terjadi pada 14 Dzulhijjah 1446
Menu yang disajikan mencakup cita rasa khas Nusantara seperti rendang ayam, rendang daging, opor ayam, dan nasi uduk, yang diolah dengan teknologi tinggi menggunakan mesin retort bertekanan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved