Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPRIHATINAN para korban terdampak banjir bandang Pulau Sumatera belum juga berakhir. Kondisi mereka di lokasi-lokasi bekas terjangan air bah itu masih diwarnai krisis makanan siap santap dan bahan makanan pokok.
Bahkan ribuan balita dan anak di bawah umur sudah sekitar 20 hari harus bertahan dalam lumpur dan di sela kayu gelondongan sampah banjir. Lebih parah lagi mereka hampir tidak pernah lagi menikmati nasi segar lengkap dengan lauk penuh gizi.
Merespon kondisi keprihatinan itu, manajemen sekolah MAN 1 (Madrasah Aliyah Negeri 1) Pidie, memanfaat MBG (Makanan Bergizi Gratis) untuk menyalurkan ke lokasi banjir di Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya. Itu dilakukan karena dalam sepekan ini di madrasah MAN 1 Pidie, sedang berlangsung ujian smester ganjil yang di ikuti bergiliran atau selang seling setiap kelas kelompok belajar.
"Ada sekitar 800 lebih siswa MAN 1 Pidie. Pelaksanaan ujian smester dilaksanakan sistem selang-seling, satu hari ujian, satu hari libur. siswa yang jadwal hari ini ujian besok diliburkan, lalu lusa ujian lagi. Karena demikian dari 800 siswa semuanya, berarti saban hari ujian ada sekitar 400 yang libur. Jadi MBG yang 400 itulah disalurkan untuk anak-anak korban banjir, " tutur Kepala MAN 1 Pidie, Muhammad Thaifuri, kepada Media Indonesia, Rabu (17/12).
Dikatakan Thaifuri, hal itu dilakukan agar anak-korban banjir terbantu makanan bergizi, kemudian paket nasi MBG di madrasah juga selalu termanfaatkan tidak akan mubazir. Sesampai di lokasi banjir itu sangat bermanfaat dan mendapat sambutan baik dari para korban terdampak bencana alam tersebut.
Ketika relawan MAN 1 itu mengatar ke Desa Puuk, Kecamatan Kembang Tanjung misalnya, para korban banjir masih sibuk menggali lumpur dalam rumah. Ada juga yang membersihkan sampah banjir di sekitar tempat tinggalnya.
"Mereka umumnya sedang membersihkan lumpur bekas banjir dalam rumah atau di bekas tempat tinggal yang dihantam banjir. Hingga kini masih sulit memasak sendiri karena peralatan dapur hilang atau rusak.
Lalu elpiji, langka, listrik padam, sangat susah menghidupkan dapur keluarga. Di sisi lain mereka butuh asupan makanan segar bergizi. Disitulah inisiatif kitanawa nasi segar, ' kata Muhammad Thaifuri.
Dikatakannya, selain menbawa MBG pihaknya bersama puluhan Relawan Peduli Banjir 2025 gabungan guru dan siswa pengurus OSIM juga menyalurkan nasi bungkus siap santap untuk korban banjir dewasa. Itu merupakan sumbangsih dewan guru dan donatur lain yang disalurkan melalui relawan MAN 1 Pidie.
Sajak awal setelah terjadi banjir Sumatra itu MAN tertua di Kabupaten Pidie tersebut sudah turun membantu langsung ke lapangan. Beberapa lokasi yang mereka datangi adalah Desa Puuk, Kecamatan Kembang Tanjung dan Kecamatan Mutiara Kabupaten Pidie.
Lalu Simpang Lhee, Kecamatan Meurah Dua dan beberapa desa di Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya. Mereka juga membantu para guru yang rumahnya terendam banjir. (H-1)
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
Jumlah warga terdampak banjir di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, terus bertambah.
Pemerintah Provinsi NTB bergerak cepat menangani dampak banjir yang melanda Kabupaten Lombok Barat dan Kabupaten Lombok Tengah.
BANJIR di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro atau Sitaro, Sulawesi Utara, yang terjadi mulai Senin (5/1) dini hari menewaskan 16 orang, sementara tiga warga lainnya hilangĀ
Warga membersihkan peralatan rumah tangga yang masih dapat diselamatkan dari timbunan tanah longsor dan material di Desa Mendale, Aceh Tengah.
Program makan bergizi gratis atau MBG tetap disalurkan selama libur sekolah, Direktur Ekonomi Celios mengusulkan agar MBG dialihkan untuk membantu korban bencana banjir di Sumatra
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved