Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Telkomsat Dukung Pemulihan Konektivitas Terdampak Bencana Banjir di Sumatra Melalui Layanan Satelit

Heryadi
03/12/2025 16:30
Telkomsat Dukung Pemulihan Konektivitas Terdampak Bencana Banjir di Sumatra Melalui Layanan Satelit
Telkomsat menargetkan pemulihan konektivitas di 120 titik terdampak.(Dok.Telkomsat)

 

SEJUMLAH wilayah di Sumatra sedang menghadapi bencana yang menyebabkan terganggunya akses komunikasi, terutama di daerah dengan infrastruktur yang mengalami kerusakan. Dalam kondisi seperti ini, konektivitas menjadi penentu utama dalam memastikan kecepatan koordinasi serta ketepatan dalam pendistribusian bantuan.

Ketika jaringan terestrial melemah, komunikasi satelit berperan penting untuk menjaga arus informasi tetap berjalan. Jalur komunikasi yang konsisten memungkinkan tim penyelamat, pemerintah daerah, dan berbagai pihak terkait dapat berbagi situasi terkini, mengambil keputusan cepat, dan menyalurkan bantuan dengan lebih terarah.

Sebagai penyedia layanan satelit nasional, PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) memperkuat konektivitas di tengah kondisi darurat tersebut. Berbagai layanan seperti Internet Merah Putih (IMP), dan layanan satelit berorbit rendah dikerahkan untuk mendukung instansi pemerintah, tim penanggulangan bencana, entitas bisnis, hingga aparat keamanan yang berjaga di lapangan. 

Hingga saat ini, Telkomsat menargetkan pemulihan konektivitas di 120 titik terdampak meliputi Sumatra Utara, Aceh, dan Sumatra Barat melalui layanan satelit, menjadi penopang utama ketika jaringan darat belum dapat dipulihkan.

Untuk memastikan operasional di lapangan berjalan optimal, Telkomsat juga menerjunkan dan menyiagakan 19 teknisi berpengalaman yang bertugas menjaga kesiapan perangkat, melakukan pemantauan berkala, dan memastikan layanan satelit dapat berfungsi stabil di tengah kondisi darurat.

VP Corporate Secretary Telkomsat, Fino Arfiantono, menegaskan pentingnya peran konektivitas dalam upaya pemulihan. “Dalam situasi bencana seperti ini, keandalan konektivitas menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda. Telkomsat berkomitmen menghadirkan layanan satelit yang dapat menjaga kelancaran komunikasi, sehingga proses penanganan dan pemulihan dapat dilakukan secara lebih cepat dan terarah,” ujarnya.

Selain dukungan di titik-titik terdampak, Telkomsat juga turut memperkuat tujuh posko bencana yang tersebar di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat. Di posko-posko tersebut, layanan satelit berfungsi sebagai penghubung vital antara tim lapangan dan pusat komando, memastikan informasi kritis dapat ditransmisikan secara cepat, akurat, dan berkesinambungan.

Dengan hadirnya konektivitas satelit dari Telkomsat, proses pemulihan dapat berjalan lebih terstruktur dan harapan masyarakat untuk kembali bangkit semakin terbuka. 

Sebelumnya, EVP Telkom Regional 1 (Sumatra) Dwi Pratomo Juniarto, mengatakan Telkomsat menyalurkan layanan satelit Mangostar untuk 6 posko bencana yang tersebar di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh, guna mendukung aktivitas komunikasi petugas, relawan, dan warga yang mengungsi di posko bencana.

Langkah ini dilakukan guna memperkuat penggunaan backup satelit dan IP radio yang telah diaktifkan di sejumlah titik sebelumnya. Dwi menyampaikan bahwa tambahan dukungan ini menjadi komponen penting dalam percepatan pemulihan layanan.

"Situasi di lapangan masih cukup menantang bagi tim teknis TelkomGroup untuk melakukan pemulihan. Untuk itu, layanan satelit menjadi backup yang bisa diandalkan agar masyarakat tetap memiliki akses komunikasi," ujar Dwi. (Ant/E-2)

 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya