Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH wilayah di Sumatera Barat kembali diterjang banjir setelah hujan lebat mengguyur tanpa henti sejak Sabtu (22/11) hingga Minggu (23/11). Air meluap dan menggenangi kawasan Koto Baru, Kecamatan Kubungan, Kabupaten Solok.
Permukiman warga yang berada di pinggiran Sungai Batang Lembang ikut terdampak, sementara badan jalan berubah menjadi aliran air keruh akibat intensitas hujan yang tak kunjung mereda.
Banjir serupa juga terlihat pada sejumlah video yang beredar di media sosial. Di Ulakan, Kabupaten Padang Pariaman, genangan air menutup akses jalan warga. Sementara di kawasan Aia Mancua di Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar, debit air meningkat tajam hingga membuat arus di beberapa titik menjadi deras. Alhasil, lalu lintas Padang - Bukittinggi pun tergganggu. Beberapa kawasan di Kota Padang pun turut dilaporkan terendam.
Di Kota Padang, BPBD setempat telah lebih dulu mengevakuasi warga yang terjebak banjir di Jalan DPR Ujung, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam. Salah satu korban yang berhasil diselamatkan adalah seorang ibu hamil yang rumahnya terendam hingga 120 sentimeter.
“BPBD Sumbar menerima laporan adanya satu Kepala Keluarga (KK) dengan dua jiwa, termasuk seorang yang sedang hamil, terjebak akibat ketinggian air mencapai 120 cm,” ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Padang, Al Banna.
Menindaklanjuti laporan tersebut, enam personel Tim Rescue BPBD Padang bersama Basarnas dan dibantu warga langsung menuju lokasi. Berkat sinergi tim, evakuasi ibu hamil itu berhasil dilakukan dengan aman.
MASYARAKAT DIINGATKAN SIAGA
Di Tanah Datar, Kepala Pelaksana BPBD Ermon Revlin mengingatkan masyarakat agar tetap siaga menghadapi cuaca ekstrem. Dalam beberapa bulan terakhir, wilayah tersebut kerap dilanda hujan lebat yang disertai angin kencang sehingga meningkatkan risiko banjir bandang dan longsor.
“Kami mengimbau warga yang tinggal di dekat aliran sungai dan lereng perbukitan untuk meningkatkan kewaspadaan. Hujan dengan intensitas tinggi masih berpotensi terjadi,” kata Ermon, Jumat (21/11). Ia juga menekankan pentingnya mengantisipasi pohon tumbang, terutama bagi warga yang tinggal di sekitar pohon besar.
Menurut Ermon, BPBD Tanah Datar terus memantau kondisi cuaca dan debit air melalui kamera Early Warning System (EWS) yang tersambung ke posko induk kebencanaan. Pemantauan dilakukan khususnya pada sungai-sungai yang berhulu di Gunung Marapi dan Gunung Sago, dua kawasan yang rentan memicu lonjakan debit air secara tiba-tiba.
Di samping itu, BPBD juga melakukan upaya mitigasi dengan membersihkan aliran sungai bersama Satgas PB Nagari Andaleh Baruh Bukik di Kecamatan Sungayang, terutama pada aliran Batang Sago.
“Batang Sago berhulu dari Gunung Sago dan mengaliri Andaleh hingga Tanjung Sungayang sebelum bertemu dengan Batang Bangkahan dari Gunung Marapi,” jelasnya.
Ermon menegaskan bahwa kewaspadaan masyarakat menjadi kunci utama. Jika warga melihat tanda-tanda bahaya seperti kenaikan debit sungai atau munculnya retakan tanah, mereka diimbau segera melakukan evakuasi mandiri dan melaporkan kondisi tersebut kepada pihak nagari atau BPBD setempat. (E-2)
Yose Hendra (YH)
Caption: Batang Lembang di kawasan Koto Baru, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, meluap, Sabtu (23/11), akibat hujan lebat sejak Sabtu (22/11). Foto: Yose Hendra
BMKG peringatkan potensi hujan lebat di 12 wilayah Sumatra Barat jelang Lebaran 2026 akibat konvergensi udara. Cek daftar wilayah dan jadwal cuaca.
GUNUNG Marapi erupsi di Sumatera Barat, Minggu (1/3), pukul 15.11 WIB. Tinggi kolom abu teramati mencapai sekitar 1.500 meter di atas puncak
COO Danantara Indonesia sekaligus Kepala Badan Pengaturan (BP) Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dony Oskaria melakukan kunjungan kerja ke Jalan Tol Pekanbaru–Padang Seksi Padang–Sicincin.
MENJELANG masuknya bulan suci Ramadan 1447 H, masyarakat Sungai Pisang, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, menggelar tradisi adat dan religi tahunan bertajuk Limau Barongge.
Sebanyak 210 KK di Jorong Kayu Pasak Selatan masih berjalan kaki melintasi jembatan darurat pascabanjir susulan.
PEMERINTAH Provinsi Sumatra Barat (Pemprov Sumbar) memastikan sistem satu arah (one way) pada jalur Padang–Bukittinggi tidak akan diberlakukan pada masa Lebaran 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved