Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Ratusan Warga Gunung Semeru Masih Bertahan di Lokasi Pengungsian, Kecamatan Pronojiwo.

Faishol Taselan
21/11/2025 14:28
Ratusan Warga Gunung Semeru Masih Bertahan di Lokasi Pengungsian,  Kecamatan Pronojiwo.
Ratusan pengungsi letusan Gunung Semeru bertahan di tiga lokasi pengungsian di Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang.(MI/Faishol Taselan)


HINGGA kini masih tercatat 499 orang bertahan di tiga lokasi pengungsian di Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang akibat  dampak dari erupsi Gunung Semeru.

Jumlah pengungsi terbagi di SMPN 2 Pronojiwo mencapai 239 jiwa, SDN 4 Supiturang mencapai 91 jiwa, dan Masjid Supiturang sebanyak 169 jiwa. Sebagian besar sudah kembali ke rumah.

“Total jumlah pengungsi kurang lebih 499 jiwa (data sementara), sebagian besar sudah kembali ke rumah,” kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Jatim Satriyo Nurseno di Surabaya, Jumat (21/11).

Mereka yang bertahan di pengungsian adalah warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat, dan ringan. Sedangkan rumah yang masih utuh warga memilih pulang ke rumah mereka. 

Dampak akibat erupsi Semeru tercatat telah merusak 21 bangunan rumah warga, seluruh bangunan SDN II Supiturang, 1 mushola, 124 hewan ternak ikut terdampak, kemudian lahan pertanian seluas 28 hektare, hingga jalan kabupaten penghubung Dusun Gumukmas dan Sumbersari yang tertutup material abu vulkanik.

“Aroma belerang di lokasi setempat menyebabkan gangguan kenyamanan dan pernapasan bagi warga. Kesehatan siaga penuh untuk memeriksa warga yang mengalami gangguan ISPA,” jelasnya.

Sementara itu berdasarkan laporan pengamatan aktivitas Gunung Semeru pada Jumat (21/11) dini hari tadi terpantau ada letusan sebanyak 6 kali sepanjang hari Kamis (20/11) dengan tinggi asap 300-1000 meter yang mengarah ke Tenggara.(E-2)

 

 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik