Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Area Longsor di Cilacap Berada di Zona Gerakan Tanah Menengah

Sugeng Sumariyadi
18/11/2025 15:38
Area Longsor di Cilacap Berada di Zona Gerakan Tanah Menengah
Ilustrasi(Antara)

BADAN Geologi menyatakan Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, yang mengalami bencana tanah longsor berada di zona gerakan tanah menengah. 

"Pada zona ini dapat terjadi gerakan tanah terutama pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan atau jika lereng mengalami gangguan. Gerakan tanah lama dapat aktif kembali akibat curah hujan yang tinggi dan erosi kuat," ujar Kepala Badan Geologi, Muhammad Wafid.

Dugaan Penyebab Tanah Longsor di Cilacap

Penyebab tanah longsor di lokasi, lanjutnya, diperkirakan karena Kemiringan lereng tebing yang curam; tanah pelapukan mudah runtuh, gembur dan jenuh; batuan dasar terkekarkan kuat yang dipengaruhi struktur geologi, serta curah hujan yang tinggi dengan durasi lama sebagai pemicu terjadi gerakan tanah. 

Untuk itu, Badan Geologi merekomendasikan masyarakat di sekitar terdampak bencana agar segera mengungsi ke lokasi yang lebih aman, karena masih berpotensi longsoran susulan. 

"Kami minta masyarakat di sekitar daerah bencana lebih waspada, khususnya yang berada dekat lereng yang curam, terutama saat maupun setelah hujan deras yang berlangsung lama, karena daerah tersebut masih berpotensi terjadi gerakan tanah susulan," lanjut Wafid, 

Waspada Longsor Susulan

Badan Geologi juga meminta penanganan longsoran dan pencarian korban hilang agar memperhatikan cuaca, tidak dilakukan pada saat dan setelah hujan deras, karena daerah ini masih berpotensi terjadi gerakan tanah susulan yang bisa menimpa petugas. 

Mereka juga meminta pemasangan rambu rawan bencana longsor di sekitar lokasi yang longsor untuk meningkatkan kewaspadaan. Selain itu juga meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat untuk lebih mengenal dan memahami gerakan tanah dan gejala-gejala yang mengawalinya sebagai upaya mitigasi bencana akibat gerakan tanah. 

Bencana Pergerakan Tanah di Garut

Sementara itu, pergerakan tanah juga terjadi di Dusun Sindangsari, Desa Sukawangi, Kecamatan Singajaya, Kabupaten Garut. 

Bencana itu menyebabkan satu rumah hancur, 3 rumah rusak, satu sekolah rusak dan jalan desa tertutup. 

Badan Geologi mengingatkan agar masyarakat selalu meningkatkan kewaspadaan, karena masih berpotensi terjadinya gerakan tanah susulan. Warga di sekitar lokasi agar mengungsi sementara ke tempat yang lebih aman dari ancaman bencana longsor susulan. 

"Penataan aliran air permukaan atau sistem drainase harus dilakukan dengan saluran berkonstruksi kedap air dan diarahkan ke lembah atau sungai, untuk menghindari peresapan air ke tanah sehingga dapat memicu terjadinya gerakan tanah," tandas Wafid. (SG/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya