Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
POLEMIK viralnya pendakwah Gus Elham yang diduga melakukan tindakan tidak pantas dengan mencium paksa anak perempuan, mendapat respons dari Menteri Agama Nasaruddin Umar.
Ia memastikan akan turun tangan langsung menyelesaikan kasus yang telah memicu gelombang kecaman publik, viralnya foto dan video pendakwah Elham Yahya Luqman atau Gus Elham yang diduga melakukan tindakan tidak pantas terhadap anak perempuan.
"Besok saya akan ke sana. Yang viral-viral itu kita selesaikan," tegas Nasaruddin di UIN Alauddin Makassar, Sulawesi Selatan, (17/11).
Saat ditanya mengenai sanksi untuk Gus Elham, Menag menyatakan akan mendasarkan tindakannya pada aturan hukum yang berlaku.
"Kita nanti baca undang-undangnya, apa pelanggarannya," ujarnya.
Sebelumnya, Menag telah menegaskan bahwa segala bentuk tindakan yang bertentangan dengan nilai-nilai moralitas harus menjadi musuh bersama. Pernyataan ini disampaikannya sebagai respons langsung terhadap perilaku Gus Elham.
"Bukan hanya saya sebagai Menteri Agama, saya person (manusia) juga ya. Semua tindakan-tindakan yang bertentangan moralitas itu harus menjadi musuh bersama," serunya.
Nasaruddin menilai perilaku yang melanggar etika tidak hanya mencoreng nama pelaku, tetapi juga institusi yang menaunginya. Meski demikian, ia mengingatkan masyarakat untuk tidak menggeneralisasi kasus ini ke seluruh lembaga keagamaan.
Sebelumnya, viral video-video potongan kegiatan dakwah Gus Elham. Dalam video tersebut, pria kelahiran Kediri, 8 Juli 2001 itu terekam kerap memeluk hingga mencium pipi hingga bibir anak perempuan yang berusia 4-6 tahun. Video tersebut pun viral dan menuai kecaman dari publik hingga ia pun merekam video permintaan maaf. (LN/E-4)
MUI menekankan pentingnya standardisasi DAI dalam berdakwah sehingga kejadian yang dilakukan Elham Yahya atau Gus Elham yang mencium anak perempuan tak terulang.
Komisi VIII DPR RI mengingatkan pentingnya etika publik dan perlindungan anak menyoroti video viral yang memperlihatkan penceramah Elham Yahya atau Gus Elham yang mencium anak kecil
Ketua KPRK MUI Siti Ma'rifah i Ma'rifah, menyesalkan tindakan dan perilaku seorang pendakwah asal Kediri, Gus Elham, yang mencium anak perempuan.
Guru Besar Universitas PTIQ Jakarta, Susanto, menilai tindakan pendakwah Mohammad Elham Yahya Luqman (Gus Elham) yang menciumi banyak anak perempuan harus menjadi pelajaran penting.
Deputi Pemenuhan Hak Anak, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kementerian PPPA) Pribudiarta Nur Sitepu menanggapi viralnya video pendakwah Gus Elham.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved