Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Menag akan Turun Langsung Usut Gus Elham yang Cium Paksa Anak Perempuan

Lina Herlina
17/11/2025 13:05
Menag akan Turun Langsung Usut Gus Elham yang Cium Paksa Anak Perempuan
Menteri Agama Nasaruddin Umar(MI/Lina Herlina)

POLEMIK viralnya pendakwah Gus Elham yang diduga melakukan tindakan tidak pantas dengan mencium paksa anak perempuan, mendapat respons dari Menteri Agama Nasaruddin Umar.

Ia memastikan akan turun tangan langsung menyelesaikan kasus yang telah memicu gelombang kecaman publik, viralnya foto dan video pendakwah Elham Yahya Luqman atau Gus Elham yang diduga melakukan tindakan tidak pantas terhadap anak perempuan.

"Besok saya akan ke sana. Yang viral-viral itu kita selesaikan," tegas Nasaruddin di UIN Alauddin Makassar, Sulawesi Selatan, (17/11).

Saat ditanya mengenai sanksi untuk Gus Elham, Menag menyatakan akan mendasarkan tindakannya pada aturan hukum yang berlaku.

"Kita nanti baca undang-undangnya, apa pelanggarannya," ujarnya.

Sebelumnya, Menag telah menegaskan bahwa segala bentuk tindakan yang bertentangan dengan nilai-nilai moralitas harus menjadi musuh bersama. Pernyataan ini disampaikannya sebagai respons langsung terhadap perilaku Gus Elham.

"Bukan hanya saya sebagai Menteri Agama, saya person (manusia) juga ya. Semua tindakan-tindakan yang bertentangan moralitas itu harus menjadi musuh bersama," serunya.

Nasaruddin menilai perilaku yang melanggar etika tidak hanya mencoreng nama pelaku, tetapi juga institusi yang menaunginya. Meski demikian, ia mengingatkan masyarakat untuk tidak menggeneralisasi kasus ini ke seluruh lembaga keagamaan.

Sebelumnya, viral video-video potongan kegiatan dakwah Gus Elham. Dalam video tersebut, pria kelahiran Kediri, 8 Juli 2001 itu terekam kerap memeluk hingga mencium pipi hingga bibir anak perempuan yang berusia 4-6 tahun. Video tersebut pun viral dan menuai kecaman dari publik hingga ia pun merekam video permintaan maaf. (LN/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya