Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Longsor Terjang 19 Desa di Ciamis, Mobil Rescue BPBD Mogok

Kristiadi
08/11/2025 17:10
Longsor Terjang 19 Desa di Ciamis, Mobil Rescue BPBD Mogok
Longsor di salah satu wilayah di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.(Dok. Pusdalop BPBD Ciamis)

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, mengungkapkan bahwa hujan deras yang terjadi belakangan telah menyebabkan bencana longsor di 19 desa.

 

Desa yang terdampak berada di sejumlah kecamatan, yakni Baregbeg, Tambaksari, Kawali, Panumbangan, Panjalu, Cipaku, Lumbung, Panawangan, Kecamatan Sadananya, Kecamatan Sukamantri, dan Jatinagara.

 

Sayangnya, upaya distribusi bantuan logistik terkendala kondisi armada. "Pendistribusian logistik bagi warga terdampak mengalami kendala, karena mobil mogok termasuknya mobil rescue hingga beberapa lokasi yang tertimpa longsor dilakukan secara manual seharusnya menggunakan ekskavator mini untuk evakuasi longsoran," katanya.

 

Sebab itu, ia mengatakan BPBD Kabupaten Ciamis membutuhkan kendaraan ford ranger rescue, logistik dan ekskavator mini, untuk menangani bencana longsor yang terjadi. Kebutuhan tersebut, lantaran ada kendaraan tidak layak karena kondisinya sering mogok dan kini tengah diperbaiki di bengkel.

 

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mengatakan pemerintah daerah langsung mengajukan permohonan bantuan mobil ford ranger, logistik dan alat berat ekskavator ke Badan Penangulangan Bencan Nasional (BNPB).

 

"Kami sudah mengajukan 2 mobil dan alat berat untuk penanganan bencana longsor supaya bisa dimanfaatkan BPBD. Karena, berdasarkan laporan dua mobil itu penting digunakan untuk tim rescue dan logistik serta ekskavator mini, karena di Ciamis masih terjadi bencana tanah longsor yang menutup badan jalan," katanya, Sabtu (8/11/2025). Herdiat mengungkapkan bahwa salah satu faktor yang menyebabkan mogoknya mobil karena usia kendaraan yang sudah tua. (M-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Bintang Krisanti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik