Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) mengakselerasi penggunaan kendaraan listrik berbasis baterai (KBLBB) di daerah. Salah satu caranya yaitu pemberian insentif untuk pengguna KBLBB dan penguatan infrastruktur pendukung seperti stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU).
"Yang sudah dilakukan Pemprov adalah memberikan insentif. Jadi pengurusan STNK dan balik nama gratis untuk yang listrik," ujar Mashur Sudarsono Wira Adi dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim dalam FGD Pengembangan Infrastruktur KBLBB di Kantor PLN UP3 Samarinda, Selasa (4/11).
Mashur menilai ketersediaan infrastrukur sangat krusial untuk melayani kebutuhan seluruh pengguna KBLBB di Kaltim. Pihaknya mencatat saat ini terdapat total 3.243 KBLBB di Kaltim dengan rincian 780 mobil dan 2.463 sepeda motor listrik.
Berbagai upaya tersebut diharapkan mampu membantu Kaltim mendorong jumlah KBLBB dari hanya sekitar 0,02% pada 2023 menjadi 5% di 2029. "Pemprov juga melakukan percepatan pengembangan infrastruktur melalui promosi SPKLU dengan pelaku usaha. Kami melihat SPKLU perlu ditambah agar ekosistemnya semakin mapan," imbuhnya.
National Project Manager Entrev Nasrullah Salim menambahkan, data dari Kementerian ESDM per September 2025 menunjukkan sebanyak 2.015 SPKLU tersebar di seluruh daerah di Pulau Kalimantan. Sedangkan secara nasional, total jumlah SPKLU telah mencapai 4.400 unit.
Project Management Unit Entrev Eko Adji Buwono melihat bahwa pemberian insentif menjadi wujud nyata upaya pemerintah mengakselerasi jumlah pengguna KBLBB. Langkah ini diharapkan dapat mendongkrak pengguna KBLBB roda empat di Indonesia yang saat ini baru sekitar 8%. (I-2)
PLN menegaskan komitmennya dalam mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional melalui partisipasi aktif pada ajang Indonesia International Motor Show 2026 (IIMS 2026).
Pertumbuhan infrastruktur EV tidak bisa dilepaskan dari pendekatan kolaboratif dan keberpihakan pada kebutuhan masyarakat.
Langkah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk mempercepat pengembangan industri baterai kendaraan listrik dinilai sebagai sinyal positif.
PT Ofero Technology Indonesia (Ofero) terus memperkuat posisinya di pasar motor dan sepeda listrik dengan strategi yang menitikberatkan pada kebutuhan mobilitas lokal.
MASYARAKAT luas diajak untuk berperan aktif mendukung akselerasi penggunaan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) sebagai solusi mobilitas bersih yang berkelanjutan.
PT Multi Harapan Utama (MHU), anak usaha MMSGI, terus memperkuat penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam kegiatan pertambangannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved