Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 19 rumah warga di Jalan Pemancungan RT 03 RW 05, Kelurahan Pasa Gadang, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, ludes dilalap api, Kamis (9/10) pagi. Api yang diduga berasal dari pembakaran sampah itu dengan cepat menjalar ke permukiman padat penduduk akibat cuaca panas dan embusan angin kencang.
Kapolsek Padang Selatan AK Yudarman mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 10.15 WIB. Berdasarkan keterangan saksi, asap hitam terlihat membubung dari lokasi pembakaran sampah tak jauh dari deretan rumah warga. “Kobaran api dengan cepat membesar dan menjalar ke rumah-rumah di sekitarnya karena kondisi angin cukup kencang,” ujar Yudarman, Kamis (9/10).
Mengetahui kejadian tersebut, warga segera berusaha memadamkan api sambil menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang dan pihak kepolisian. Sekitar pukul 10.25 WIB, 15 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi, dibantu satu unit kendaraan dari Dit Samapta Polda Sumbar. Petugas berupaya keras menjinakkan api yang terus berkobar di tengah permukiman padat.
“Sekitar pukul 13.10 WIB, api akhirnya berhasil dipadamkan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun seluruh 19 rumah hangus terbakar,” jelas Yudarman.
Polisi kemudian memasang garis polisi di sekitar lokasi untuk keperluan penyelidikan. Sementara itu, taksiran kerugian materi akibat kebakaran ini mencapai sekitar Rp800 juta.
“Kami sudah melakukan olah TKP, mengamankan lokasi, serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk membantu warga terdampak,” tambah Yudarman.
Hingga kini, pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran. Namun, dugaan sementara mengarah pada api yang berasal dari pembakaran sampah yang tak segera dipadamkan. (YH/P-2)
Pemkot Padang dan Kadin Indonesia membangun 10 huntap bagi penyintas bencana November 2025, yang menjadi pertama di provinsi itu.
Polresta Padang kerahkan 600 personel gabungan amankan Ramadan 1447 H. Fokus tekan tawuran, balap liar, dan peringatan larangan Balimau di sungai.
Kondisi saluran irigasi Gunung Nago arah kiri, tepatnya di depan SMA 9 Padang, mengalami pendangkalan serius akibat tumpukan sedimen.
“Saat ini progres sudah mencapai 98%. Tinggal 2% lagi, berupa penutupan U-ditch dan finishing,”
Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus mendorong percepatan penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana alam.
KEBUTUHAN akan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana di Kota Padang terus meningkat seiring berulangnya banjir yang melanda wilayah tersebut.
Danantara Indonesia resmi mengumumkan mitra terpilih untuk fasilitas Waste-to-Energy (WtE) atau Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Bekasi dan Denpasar.
Kebersihan kawasan pesisir di Pulau Dewata dinilai bukan sekadar persoalan lingkungan, tetapi juga berkaitan langsung dengan citra Indonesia di mata dunia.
Plt Bupati Bekasi geram dan menegaskan komitmennya untuk menindak tegas pelaku pembuangan sampah sembarangan di Kabupaten Bekasi.
Jika masalah sampah tidak segera dibenahi, sejumlah TPA diperkirakan mencapai batas maksimal pada 2028.
Persoalan sampah ini harus dilakukan melalui langkah nyata dan terukur. Ini harus kita kerjakan bersama-sama
SEBAGAI bagian dari perayaan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 yang jatuh setiap tanggal 21 Februari, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) terus melakukan berbagai inisiatif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved