Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
REKTOR Universitas Samudra (Umsam), Langsa, Profesor Hamdani bersama civitas akademika akan membangun kampus di wilayah timur Provinsi Aceh ini lebih siap menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan dan era teknologi digital ke depan.
Namun keberhasilan suatu perguruan tinggi, dak lepas dari kerja keras dan kerjasama antara pimpinan serta seluruh tenanan civitas akademika. Demikian antara lain disampaikan Profesor Hamdani melalui Melalui Media Indonesia, Selasa (7/10) atau sehari setelah dilantik pada Senin (6/7) sebagai Rektor Unsam periode ke-II.
Suami dari Cut Henny Marlinda itu bertekat bersama seluruh bawahan dan Mitra kerjanya untuk menjadikan Unsam sebagai ibu yang melahirkan generasi unggul serta berdaya saing global. Lalu menjadikan universitas yang memiliki sekitar 12.000 mahasiswa aktif itu sebagai lembaga pendidikan berkualitas dan berinovasi.
Prof Hamdani yang juga alumni ITB Bandung itu di periode kepemimpimannya yang le-II ini akan berusaha sesuai kemampuannya melakukan penguatan pendidikan tinggi yang berkualitasberkualitas dan mampu betadaptasi dengan kajuan zaman.
"Visi saya adalah memimpin Unsam menuju Indonesia emas 2045 melalui pendidikan, riset dan pengabdian masysrakat. Tentu kolaborasi dengan semua pihak merupakan kunci keberhasilan" kata Rektor Hamdani, ayah dari empat orang putri tersebut.
Adapun Prof Dr Ir Hamdani MT dilantik sebagai Rektor Universitas Samudra (Unsam) periode 2025–2029. Pelantikan di lakukan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Prof. Ir. Togar Mangihut Simatupang, M.Tech., Ph.D., IPU. Itu merupakan pelantikan kepemimpinan periode ke-II setelah sebelumnya Hamdani memimpin periode pertama 2021-2025 M.
Upacara pelantikan berlangsung pada Senin (6/10) di lingkungan Kemendiktisaintek ini juga diikuti oleh para Rektor Perguruan Tinggi Negeri, Direktur Politeknik Negeri, Direktur Akademi Komunitas, serta pejabat administrator LL Dikti Wilayah XIV untuk masa jabatan yang sama.
Sekretaris Jenderal Kemendiktisaintek, Prof Togar Mangihut Simatupang dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada seluruh pejabat yang baru dilantik. Togar Mangihut menekankan pentingnya tanggung jawab besar yang diemban dalam memimpin lembaga pendidikan tinggi. “Pelantikan ini merupakan amanah besar untuk membawa perguruan tinggi menuju arah yang lebih unggul, inklusif, berdampak, dan berdaya saing global" tutur Togar.
Dikatakannya, universitas penting malakukan implementasi program Diktisaintek Berdampak. Antasari lain yaitu program transformasi pendidikan tinggi, sains, dan teknologi yang berorientasi pada hasil nyata yang dapat dirasakan masyarakat.
“Kami berharap para rektor dan direktur mampu menunjukkan komitmen dan kinerja dalam membangun sumber daya manusia sains dan teknologi yang unggul. Pendidikan tinggi harus menghasilkan luaran akademik yang tidak hanya diukur dari output, tetapi juga manfaat langsung bagi masyarakat" kata sekretaris Jenderal Kemendiktisaintek tersebut.
Sekjen Togar juga mengajak seluruh pimpinan perguruan tinggi negeri untuk membangun komunikasi dan kolaborasi dengan dunia industri, pemerintah daerah, dan berbagai elemen masyarakat dalam menghadapi dinamika nasional, regional, maupun global.
Lalu berpesan supaya para pemimpin perguruan tinggi dapat menjalankan amanah dengan profesionalisme dan integritas, serta berkomitmen untuk pencegahan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
“Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan kekuatan kepada kita semua untuk menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya, demi tercapainya tujuan bersama, yakni mencerdaskan kehidupan bangsa" Kata Togar.
Pelantikan ini bukan sekadar pergantian kepemimpinan, tetapi menjadi awal dari perjalanan baru bagi para pemimpin perguruan tinggi untuk menyalakan harapan dan menghadirkan perubahan nyata di dunia pendidikan tinggi Indonesia.
Dengan tekad bersama, langkah kecil hari ini akan menjadi bagian dari perjalanan besar menuju inovasi berdampak, serta membangun generasi unggul yang siap membawa Indonesia menuju Indonesia Emas 2045. (H-1)
Tidak ada lagi seragam sekolah yang tersisa di Jamat. Siswa mengenakan pakaian warna-warni seadanya hasil pemberian donatur.
Merujuk dari terakhir pemerintah, bencana banjir dan longsor akhir November 2025 lalu menyebabkan 208.693 unit rumah di Aceh rusak.
Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh pada akhir November lalu meninggalkan dampak serius bagi petani, pekebun, dan petambak.
Keterisolasian ini memaksa harga durian di tingkat petani terjun bebas. Durian ukuran sedang yang biasanya dihargai Rp8.000 per buah, kini hanya bernilai Rp2.500 per buah.
MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, mengatakan masih ada siswa korban bencana banjir Aceh yang belajar di tenda pengungsian.
Menariknya di Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh sekarang lahir ide baru dan patut diacungkan jempol. Ini bisa jadi inovasi untuk menyikapi dunia pendidikan.
Doktor Alim Setiawan Slamet resmi menggantikan Rektor IPB sebelumnya Profesor Arif Satria.
Selain memberangkatkan tim survei yang terdiri dari tiga orang ahli di bidang penanggulangan kedaruratan kebencanaan, maka di kampus juga disiapkan tim gabungan medis, IT, psikolog.
Rektor UICI Prof Asep Saefuddin menegaskan bahwa para cendekiawan memiliki tanggung jawab besar dalam membangun ekonomi berbasis inovasi dan teknologi.
Prof. Farida Patittingi, yang merupakan Wakil Rektor Bidang SDM, Alumni, dan Sistem Informasi Unhas yang ditunjuk oleh Mendikti Ristek untuk mengisi posisi Plh Rektor.
Sebagai Guru Besar sekaligus Rektor UPJ, Prof. Elisabeth Rukmini berkomitmen memperkuat tridharma perguruan tinggi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved