Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan terus berinovasi dalam memperkuat program Makan Bergizi Gratis (MBG). Guna memastikan ketersediaan bahan pangan berkualitas dan berkelanjutan, Pemprov Sulsel resmi meluncurkan Kebun Hortikultura Terintegrasi MBG di Bumi Arung Palakka, Kabupaten Bone.
Kebun percontohan ini menjadi langkah nyata Pemprov Sulsel dalam menjaga kualitas bahan pangan untuk program Makan Gratis bergizi tinggi bagi pelajar. Acara peluncuran dihadiri langsung oleh Gubernur Andi Sudirman Sulaiman dan Bupati Bone Andi Asman Sulaiman, Sabtu (4/10).
Peluncuran tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan momentum penting untuk memastikan ketahanan pasokan bahan baku bagi SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) di daerah.
Instruksi terkait penguatan pasokan lokal ini disampaikan langsung oleh Gubernur saat peresmian kebun di Watang Palakka, Bone, Sulawesi Selatan.
"Kebun ini menjawab kekhawatiran akan kualitas dan kontinuitas pasokan. Dengan sumber daya lokal yang dikelola secara terintegrasi, kita bisa pastikan sayur dan buah yang sampai ke piring anak-anak kita itu fresh dan bergizi tinggi,” kata Sudirman.
Melalui konsep from farm to table (dari kebun ke meja makan), kebijakan ini dinilai lebih efisien karena memangkas rantai distribusi yang panjang serta menjamin kesegaran bahan pangan yang disajikan.
Selain menjadi pemasok utama, Kebun Hortikultura MBG juga difungsikan sebagai laboratorium hidup bagi masyarakat dan pelajar untuk belajar tentang pertanian berkelanjutan.
Tak hanya itu, Pemprov Sulsel juga menetapkan kebijakan wajib serap pangan lokal untuk SPPG. Kebijakan ini semakin memperkuat fondasi program Makan Bergizi Gratis, agar tidak hanya berjalan saat ini, tetapi mampu berkelanjutan di masa mendatang.
Dengan adanya kebun khusus dan sistem terintegrasi, Sulsel menunjukkan komitmen nyata dalam membangun kemandirian pangan sekaligus memperkuat gizi generasi muda. (LN/I-1)
Sebanyak 5.000 ton benih unggul padi senilai Rp75 miliar digelontorkan secara gratis untuk menggenjot produktivitas dan ketahanan pangan.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) mengambil sikap pro-aktif dalam kontroversi pemecatan dua Aparatur Sipil Negara (ASN), Rasnal dan Abdul Muis.
Sulsel telah resmi mengajukan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026 senilai Rp10,9 triliun.
Pemprov Sulsel siapkan Rp522 miliar untuk perbaikan infrastruktur jalan di Wajo tahun 2025, guna membuka akses ekonomi dan memperlancar mobilitas warga.
Pertemuan ini diharapkan menjadi fondasi kuat untuk segera ditindaklanjuti dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved