Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
KELUARGA penyandang disabilitas di Kota Padang Panjang kian menunjukkan geliat kreativitasnya. Melalui pelatihan pemanfaatan limbah serbuk kayu yang digagas Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang bersama DPC Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI), serbuk kayu yang sebelumnya tak bernilai berhasil disulap menjadi aneka karya seni bernilai ekonomi.
Pelatihan yang berlangsung di Sekretariat DPC PPDI ini diikuti 10 peserta. Ketua DPC PPDI, Muhamad Ilham didampingi bendahara Epa Delila, Kamis (2/10). menyampaikan, dari kegiatan ini lahir beragam produk unik. Mulai dari kaligrafi, celengan silinder bermotif bunga, hingga karya lain yang memiliki potensi jual.
“Harapan kami, keterampilan ini bisa terus dikembangkan baik secara mandiri maupun berkelompok. Dengan inovasi seperti ini, keluarga disabilitas berpeluang meningkatkan ekonomi sekaligus membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berkarya,” ujarnya.
Dosen ISI, Chairul Haq, Rahmad Washinton, dan Rabelis menuturkan kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam mendorong kreativitas keluarga disabilitas. Mereka berharap dukungan lebih luas dari pemerintah maupun masyarakat, agar gerakan kreatif ini bisa berlanjut secara berkesinambungan.
“Semangat para peserta terlihat jelas saat memamerkan hasil karyanya. Dari sini kita belajar, limbah bisa menjadi karya, keterbatasan bisa berubah jadi peluang, dan kemandirian bukan lagi sekadar mimpi,” ucapnya. (H-2)
Festival menghadirkan permainan seperti bakiak, cakbur, engklek, dan enggrang dengan partisipasi 17 SD dari Kota Padang Panjang.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mendistribusikan bantuan berupa tangan prostetik bagi penyandang disabilitas di wilayah Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Setelah mengumpulkan alat bukti yang cukup, termasuk hasil visum et repertum (VER), polisi bergerak cepat mengamankan pelaku.
Akses terhadap alat bantu dengar yang layak masih menjadi tantangan bagi banyak keluarga kurang mampu karena harganya yang relatif mahal.
Komitmen negara untuk melindungi dan memenuhi hak setiap warganya, termasuk penyandang disabilitas, harus konsisten diwujudkan dengan dukungan semua pihak.
Kemensos bersama Badan Gizi Nasional (BGN) mematangkan skema pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas.
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat mendesak pemerintah antisipasi kenaikan jumlah penyandang disabilitas melalui layanan publik dan puskesmas ramah disabilitas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved