Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM SAR Gabungan menemukan seorang balita berusia 13 bulan bernama Achiles Agustinus Busa Jago dalam kondisi tak bernyawa di Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, Kamis (11/9).
Balita tersebut hilang terseret banjir di Desa Sawu, Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo, Senin (8/9). Dengan demikian, jumlah korban tewas bertambah jadi 5 orang dan korban hilang sebanyak 3 orang.
Kepala Kantor SAR Maumere selaku SMC (SAR Mission Coordinator), Fathur Rahman, menyampaikan bahwa korban mengatakan korban ditemukan sekitar pukul 10.00 Wita.
“Korban Achiles merupakan satu dari empat korban yang hilang. Ia ditemukan meninggal dunia sekitar dua kilometer dari rumahnya, lalu dievakuasi ke posko medis Tim SAR Gabungan. Dengan penemuan ini, total korban meninggal akibat banjir bandang Nagekeo menjadi lima orang, sementara tiga korban lainnya masih dalam pencarian,” ujar Fathur.
Dia menambahkan, hingga hari ketiga operasi SAR, tim terus berupaya mencari korban yang masih hilang dengan mengerahkan tiga unit ekskavator untuk menggali material banjir serta drone thermal untuk pemantauan udara.
“Penemuan satu korban hari ini merupakan bukti kerja keras Tim SAR Gabungan. Dengan sinergi semua pihak, kami optimistis pencarian korban lainnya akan membuahkan hasil,” ujarnya.
Sebanyak 219 personel terlibat dalam operasi pencarian hari ketiga ini, terdiri dari Kansar Maumere, Unit Siaga SAR Ende, TNI, Polri, BPBD, Dinas Sosial, tenaga kesehatan, aparat desa, masyarakat, hingga relawan.
Menurutnya, tim SAR Gabungan memastikan pencarian akan dilanjutkan hingga seluruh korban banjir bandang Nagekeo berhasil ditemukan.(H-2)
Sejak hari pertama bencana, Polda NTT langsung bergerak cepat dengan mengerahkan 102 personel gabungan, tim medis, hingga anjing pelacak (K9) untuk mempercepat proses pencarian korban.
BPBD mencatat total kerugian akibat banjir dan longsor di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditaksir mencapai Rp90, 69 Miliar.
Sebanyak 5 orang meninggal dunia, 3 orang masih dinyatakan hilang dan dalam pencarian Tim SAR.
Meski beberapa bagian pesawat dan korban telah terlihat, proses evakuasi belum dapat dilakukan akibat cuaca ekstrem dan kondisi medan yang berat di lokasi.
Titik terang dalam pencarian pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) yang hilang kontak, Sabtu (17/1/2026), mulai terlihat.
Sakti juga menyampaikan rasa keprihatinannya atas insiden pesawat ATR 42-500 dengan kode registrasi PK-THT yang hilang kontak di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan tersebut.
Operasi SAR telah resmi diperpanjang selama tiga hari, terhitung sejak 5 hingga 7 Januari 2026. Perpanjangan tersebut dilakukan menyusul ditemukannya korban kedua pada 4 Januari 2026.
Satuan Polairud Polres Pangandaran melibatkan Basarnas, Brimob Polda Jabar, TNI, BPBD, Tagana dan nelayan terus mencari korban dengan menggunakan dua jet sky, perahu boat dan 3 perahu jukung
WNA Spanyol itu terdiri dari suami, istri, dan seorang anak perempuan dan seorang anak laki-laki,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved