Headline

Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.

Tim SAR Temukan Bocah Hanyut di Sungai Cimanuk dalam Kondisi Meninggal

Kristiadi
20/2/2026 22:56
Tim SAR Temukan Bocah Hanyut di Sungai Cimanuk dalam Kondisi Meninggal
Tim Sar Gabungan menemukan jenazah bocah di Sungai Cimanuk.(MI/Kristiadi)

TIM SAR gabungan menemukan Asep Supriatna (6), anak yang dilaporkan hanyut di Sungai Cimanuk, dalam kondisi meninggal dunia, Jumat (20/2). Korban ditemukan di kawasan Leuwi Panganten, Kampung Tenganis, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Korban sebelumnya dilaporkan terseret arus Sungai Cimanuk di Kampung Sanding Lebak, Kelurahan Muarasanding, Kecamatan Tarogong Kidul, Kamis (19/2) sekitar pukul 09.00 WIB. Saat kejadian, korban diduga terpeleset ketika bermain seorang diri di tangga tepi sungai.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Bandung Moch Adip mengatakan, pihaknya menerima laporan adanya anak yang terseret arus sungai dan langsung mengerahkan personel ke lokasi.

“Berdasarkan informasi yang diterima, kejadian terjadi Kamis sekitar pukul 09.00 WIB. Menurut keterangan saksi, korban tengah beraktivitas di sekitar sisi sungai dan diduga terpeleset lalu terseret arus. Kami bersama tim SAR gabungan melakukan pencarian dan korban berhasil ditemukan di Leuwi Panganten, Kampung Tenganis, Kecamatan Tarogong Kidul,” kata Adip, Jumat (20/2).

Proses pencarian melibatkan unsur TNI, Polri, Brimob, serta personel Basarnas. Tim melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Cimanuk hingga ke titik lokasi penemuan korban.

Sementara itu, Kapolsek Garut Kota AKP Zainuri mengatakan, peristiwa tersebut diketahui setelah ibu korban, Dewi Yulianti (31), melihat anaknya turun ke tangga di tepi sungai. Tidak lama kemudian korban diduga terpeleset dan jatuh ke sungai.

“Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap korban dan berhasil ditemukan di Leuwi Panganten, Kampung Tenganis, Kecamatan Tarogong Kidul dalam kondisi meninggal dunia. Korban langsung dievakuasi dan dibawa ke RSUD dr Slamet Garut untuk diserahkan kepada keluarganya,” ujar Zainuri.

Setelah korban ditemukan dan dievakuasi, operasi pencarian resmi dinyatakan selesai. Kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di sekitar sungai.

“Kami imbau agar orang tua melakukan pengawasan terhadap anak dan tidak membiarkannya bermain sendiri di area yang berisiko seperti sungai,” kata Zainuri.

Peristiwa ini menambah daftar kasus anak hanyut di aliran Sungai Cimanuk. Aparat mengingatkan warga agar lebih waspada, terutama saat musim hujan ketika debit air sungai meningkat dan arus menjadi lebih deras. (E-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya