Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI melalui program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) kembali melakukan renovasi terhadap tiga rumah milik mustahik di wilayah Papua Barat. Giat perbaikan rumah yang kondisinya sudah tidak layak huni tersebut telah rampung dilakukan.
Program RLHB merupakan salah satu program prioritas Baznas dalam meningkatkan kesejahteraan mustahik melalui perbaikan hunian. Program ini tujuannya untuk memberikan bantuan perbaikan rumah bagi masyarakat miskin dan mustahik yang memiliki tempat tinggal tidak layak huni.
Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, mengatakan, bantuan perbaikan ini dilakukan untuk menciptakan tempat tinggal yang layak, aman, dan nyaman untuk ditempati oleh para mustahik.
“Semoga bantuan rumah layak huni ini dapat membantu para mustahik akan kebutuhan dasar tempat tinggal layak yang aman dan nyaman,” kata Saidah dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (3/9).
Menurut Saidah, melalui program RLHB, Baznas RI dan Baznas Provinsi Papua Barat akan melakukan perbaikan terhadap 40 rumah mustahik yang kondisinya sudah tidak layak huni.
“Rumah-rumah itu tersebar di beberapa distrik antara lain di Manokwari, Manokwari Selatan, Teluk Bintuni dan Sorong,” jelasnya.
Salah satu penerima manfaat program RLBH adalah Jumarin, seorang imam masjid di wilayah Papua Barat. Rumah kayu dengan kondisi yang sangat memprihatinkan, atap yang miring, bocor di sana-sini ketika hujan, kini sudah tidak ditemukan lagi setelah mendapatkan perhatian oleh Baznas.
Senyum cerah pun terpancar dari Jumarin dan keluarganya. Pria yang kesehariannya bekerja sebagai petani di ladang dan menjadi imam masjid, tidak lagi merasa cemas dan khawatir rumahnya akan roboh.
“Penghasilan saya tak menentu, sebagian besar dari hasil ladang itu hanya cukup untuk makan sehari-hari,” kata kakek Jumarin.
Jumarin menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Baznas karena telah membantu tempat tinggalnya menjadi layak untuk ditempati.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Baznas dan para muzaki yang telah menyalurkan zakatnya. Semoga Allah membalas dengan kesehatan, kemurahan rezeki dan keberkahan hidup,” ujar Jumarin. (H-1)
Polda Jawa Barat meluncurkan program sosial kemanusiaan dengan merenovasi 30 unit rumah tidak layak huni (Rutilahu) bagi warga kurang mampu di seluruh wilayah Jawa Barat selama Ramadan 2026
Bupati Bandung Dadang Supriatna mengklaim pihaknya berhasil membangun rumah tidak layak huni sebanyak 10 ribu unit per tahun.
Komitmen Sinar Mas Land dalam meningkatkan kualitas hunian dan lingkungan masyarakat terus diwujudkan melalui pelaksanaan Program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Renovasi 25 rumah di Purbalingga dan Banjarnegara ini merupakan bagian dari target 350 rumah yang direnovasi sepanjang tahun 2025.
JUMLAH rumah tidak layak huni (rutilahu) di Kabupaten Bogor, saat ini ada sekitar 14 ribu unit. Angka ini kini jadi perhatian serius, karena menyangkut kualitas hidup ribuan keluarga
Bupati Bintan, Roby Kurniawan, mengatakan program tersebut merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved