Headline

Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.

Ribuan Warga Pati Berangkat ke Jakarta untuk Berdemonstrasi di KPK

Akhmad Safuan
31/8/2025 10:32
Ribuan Warga Pati Berangkat ke Jakarta untuk Berdemonstrasi di KPK
Ilustrasi(Dok Ist)

RIBUAN warga Kabupaten Pati bersiap geruduk Jakarta untuk melakukan demonstrasi ke depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Minggu (31/8), beredar kabar lima orang pentolan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) dilaporkan sebagai provokator.

Pemantauan Media Indonesia Minggu (31/8) hingga dini hari puluhan warga Pati terutama aktivis tergabung AMPB berada di posko pengumpulan donasi yang terletak di sisi barat depan pagar Pendopo Kabupaten Pati mulai sibuk mempersiapkan perlengkapan ke Jakarta untuk berdemonstrasi di depan gedung KPK.

Mereka tampak sibuk menata, merangkai spanduk, poster dan sarana berdemonstrasi di depan posko donasi yang umumnya menuntut agar lembaga antirasuah segera menetapkan tersangka dan menangkap Bupati Pati Sudewo terkait dugaan suap kasus korupsi pembangunan jalur kereta di Kementerian Perhubungan.

Sementara itu, di tengah persiapan ke Jakarta untuk berdemonstrasi dilakukan pada Senin (1/9), muncul kabar bahwa lima pentolan AMPB yakni Nimoradi Gulo, Kristoni, Supriyono alias Bothok, Teguh Istiyanto dan Maryati telah dilaporkan ke kepolisian sebagai provokator dalam aksi demonstrasi pada 13 Agustus lalu.

"Ya saya sudah mendengar informasi itu dari media sosial, tapi tidak disebutkan siapa pelapornya dan hingga kini belum ada panggilan apapun dari kepolisian," kata Koordinator AMPB Teguh Istiyanto Minggu (31/8).

Meskipun tidak mau berandai-andai, lanjut Teguh Istiyanto, namun telah bersiap menghadapi laporan tersebut karena itu memang resiko dari sebuah perjuangan untuk rakyat dan menegakkan kebenaran, namun meminta kepolisian untuk profesional serta tidak menjadi alat untuk menekan gerakan rakyat dalam menindaklanjuti laporan yang masuk.

Munculnya informasi pelaporan yang belum jelas itu, menurut Teguh Istiyanto, merupakan bentuk mengadu domba antar rakyat Pati dan sebagai koordinator gerakan rakyat sudah memperhitungkan resiko perjuangan bakal menghadapi serangan maupun fitnah pihak lain yang tidak suka keburukan dibuka.

Kepala Seksi Humas Polresta Pati Ipda Hafid Amin secara terpisah mengaku masih belum mengetahui laporan yang dimaksud, sehingga akan menelusuri kebenaran surat tersebut. ”Kami konfirmasikan dulu ke bagian lain, apakah lapiranbyang dimaksud benar atau tidaknya," tambahnya.

Demonstrasi ke Jakarta 

Tekad warga Pati untuk berangkat ke Jakarta untuk berdemonstrasi di depan gedung merah putih Senin (1/9) semakin kuat, bahkan menurut rencana siang ini Minggu (31/8) berangkat dengan menggunakan puluhan bus yang telah disiapkan.

Koordinator AMPB Supriyono alias Botok mengatakan kesiapan untuk berangkat ke Jakarta telah 100 persen, baik jumlah warga yangbakan ikut ambil bagian dalam demonstrasi tersebut maupun perlengkapan yang akan dibawa berunjukrasa seperti spanduk, poster dan lainnya sudah dirangkai.

"Kami telah berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya, sesampai di Jakarta kami transit di tempat yang telah ditentukan dan kemudian bergerak ke KPK dengan berjalan kaki," ujar Supriyono.

Aksi demonstrasi di depan  gedung KPK, ungkap Supriyono, adalah untuk memberikan dukungan dan penguatan kepada lembaga antirasuah untuk mengusut semua tindak pidana korupsi di Indonesia, lebih utama lagi dalam kasus korupsi pembangunan jalur kereta api di Kementerian Perhubungan agar segera menetapkan Bupati Pati Sudewo sebagai tersangka.

Selain menetapkan tersangka, demikian Supriyono, KPK juga melakukan penangkapan hingga kemudian dapat diadili bersama para tersangka lain dalam korupsi tersebut. "Maling kotak amal di masjid saja kena sanksi hukum, mosok ini maling duit negara bisa bebas," tambahnya. (H-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya