Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
AKSI massa di depan Universitas Negeri Makassar (UNM), Sulawesi Selatan, semakin memanas pada Jumat (29/8) malam.
Sejumlah peserta aksi berpakaian serba hitam meninggalkan lokasi utama, lalu berjalan sekitar satu kilometer menuju Pos Lalu Lintas (Lantas) di pertigaan Jalan AP Pettarani-Jalan Sultan Alauddin Makassar.
Sesampainya di lokasi, massa melakukan perusakan hingga membakar pos polisi tersebut. Awalnya, pos polisi itu hanya tebakar di bagian luar saja, tapi kemudian menjalar masuk ke dalam pos
Api besar tampak membubung tinggi dan hingga pukul 20.53 Wita kobaran api masih menyala tanpa ada upaya pemadaman.
“Tadi tiba-tiba banyak orang datang, langsung dibakar ini pos. Tidak ada orang di dalam (kosong),” ujar seorang warga bernama Erni kepada wartawan.
Sementara itu, massa aksi masih bertahan di depan kampus UNM. Arus lalu lintas di Jalan AP Pettarani pun lumpuh total.
Gelombang demonstrasi tak hanya terjadi di sekitar UNM. Aksi serupa juga berlangsung di depan Universitas Muslim Indonesia (UMI) Jalan Urip Sumoharjo, kawasan flyover Makassar, serta depan Universitas Hasanuddin (Unhas) di Jalan Perintis Kemerdekaan.
Dalam orasinya, massa menuntut agar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mundur dari jabatannya karena dinilai gagal memimpin institusi kepolisian.
Aksi ini dipicu kekecewaan publik terkait kabar kenaikan tunjangan anggota DPR RI di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang dinilai kian sulit.
Sejauh ini belum terlihat aparat keamanan melakukan pengamanan di lokasi aksi. Selain itu, massa juga membakar kantor DPRD Kota Makassar yang juga masih berada di Jalan AP Pettarani, termasuk motor dan mobil yang terparkir di dalam halaman kantor. Motor kameramen Metro TV Makassar yang terpakir juga ikut terbakar.
Tidak hanya itu Kantor Kejaksaan Tinggi Sulsel di Jalan Urip Sumohardjo yang jaraknya 2 kilometer dari DPRD Kota Makassar ikut dibakar massa. (LN/P-2)
Sementara, aparat keamanan terpantau berjaga dari bagian dalam dan luar gerbang utama. Tidak ada instrumen pengamanan khusus yang dilakukan oleh mereka.
Generasi muda serta seluruh elemen bangsa untuk tidak mudah terprovokasi maupun dikuasai emosi. Energi bangsa, katanya, harus diarahkan untuk pembangunan, bukan perpecahan.
MASSA membakar sisi barat Gedung Negara Grahadi di Jalan Raya Gubernur Suryo Surabaya dibakar massa yang anarkis pada Sabtu malam sekitar pukul 21.38 WIB.
Suasana jalan dipenuhi kepulan gas air mata, sementara aparat masih melakukan penjagaan ketat untuk mengendalikan massa yang belum sepenuhnya bubar.
Massa lalu berlarian keluar kompleks kantor wali kota setelah api kian membesar, diikuti munculnya asap putih di sekitar Lapangan Mataram.
Sejumlah warga yang sedang menikmati kuliner di sekitar lokasi tersebut terlihat berlarian menyelamatkan diri.
Peristiwa pembakaran Mapolsek Muara Batang Gadis ini menjadi atensi serius dan bahan evaluasi internal di lingkungan Polres Madina.
Massa melemparkan petasan hingga molotov ke arah gedung polda.
Korban yang masih duduk di bangku kelas IV SD itu saat ini sedang dirawat di ICU RSUD dr.Abdoer Rahem Situbondo.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved