Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Media sosial kembali digemparkan dengan sebuah video yang menyayat hati. Dua bocah asal Gowa, Sulawesi Selatan, terekam kamera memungut sisa snack yang ditinggalkan pejabat usai perayaan HUT ke-80 RI. Rekaman tersebut langsung viral di TikTok, ditonton jutaan kali, dan menuai gelombang reaksi publik.
Dalam video tersebut terlihat jelas kontras yang menusuk: kotak-kotak snack berwarna putih, simbol kemewahan acara pejabat, berserakan di kursi kosong. Sementara itu, tangan mungil bocah memasukkan sisa makanan itu ke kantong plastik lusuh. Pemandangan ini seketika menjadi simbol ketimpangan sosial yang nyata.
Ironinya, peristiwa memilukan itu terjadi tepat sehari setelah upacara Hari Kemerdekaan Indonesia ke-80. Momen yang seharusnya penuh semangat persatuan dan keadilan justru menyajikan potret pahit: anak kecil harus memungut sisa perayaan kaum elite demi bisa makan.
Snack yang dibuang bukan sekadar makanan, tetapi hasil belanja dari anggaran daerah (APBD). Warganet pun geram. Banyak komentar bernada kritik, salah satunya berbunyi: “Itu makanan yang dibuang pakai duit pajak kan ya?”. Fakta ini semakin mempertegas kemarahan publik terhadap pemborosan dana negara.
Dua bocah dalam video diketahui bernama Syamsul dan Muh Aidil, keduanya berusia sekitar 7 tahun. Mereka berasal dari Kecamatan Somba Opu, Gowa. Menurut pengakuan keluarga, snack itu dipungut bukan untuk dijual, melainkan untuk dimakan bersama di rumah. Kepolosan mereka menambah pilu cerita di balik viralnya video.
Tak butuh waktu lama, Kapolres Gowa Ajun Komisaris Besar Muhammad Aldy Sulaiman mendatangi rumah Syamsul dan Aidil. Ia menyampaikan kepedulian langsung kepada keluarga dan bahkan berjanji menghadiahkan sepeda bagi kedua bocah tersebut. Tindakan ini menuai apresiasi, meski publik tetap menuntut solusi jangka panjang bagi masalah sosial yang lebih besar.
Di era digital, media sosial bergerak lebih cepat daripada birokrasi. Dalam hitungan jam, publik telah memberi "vonis sosial" lewat komentar dan reaksi yang membanjiri lini masa. Kasus ini menjadi bukti nyata bagaimana suara rakyat bisa menguatkan isu ketimpangan sosial lewat ruang digital.
Kasus bocah pungut snack pejabat di Gowa ini bukan sekadar peristiwa viral, tetapi cermin nyata kesenjangan sosial. Dari kontras visual, anggaran publik yang terbuang, hingga kepolosan anak-anak yang terdampak, semuanya menusuk nurani. Publik berharap peristiwa ini menjadi momentum evaluasi agar uang negara benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kecil. (Micom/Z-10)
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Batam resmi membatalkan gelaran Pesta Rakyat pada malam puncak peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia di Dataran Engku Putri Batamcentre, Sabtu (30/8) malam.
BP Batam bersama Pemerintah Kota Batam resmi membatalkan pelaksanaan acara "Pesta Rakyat Rangkaian Perayaan HUT ke-80 RI" yang seharusnya digelar pada Sabtu, 30 Agustus 2025.
PT Tower Bersama Infrastructure (TBIG) kembali melanjutkan program Aksi Sehat Bangun Bersama yang digelar di 80 desa wilayah Terdepan, Terluar, Tertinggal (3T).
RANGKAIAN perayaan HUT ke-80 RI di Bontang yang digelar PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) bukan hanya menyisakan euforia kemerdekaan, tetapi juga meninggalkan kontribusi ke warga.
INDONESIA memasuki usia 80 tahun kemerdekaan.
Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan negara dan pemerintah terhadap eksistensi DPD RI sebagai lembaga legislatif dalam sistem ketatanegaraan Indonesia.
PEMERINTAH menegaskan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memanfaatkan bonus demografi agar menjadi kekuatan pembangunan, bukan justru berubah menjadi persoalan sosial dan ekonomi
Selama kemiskinan terus diperlakukan sebagai objek visual dan emosional, upaya untuk memahaminya secara utuh akan selalu terhambat.
KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) memperkuat pengembangan lahan pertanian di dataran tinggi indonesia yang memiliki potensi mencapai 5,51 juta hektar.
Capaian ini diraih berkat keberhasilan Kabupaten Bekasi menurunkan angka kemiskinan sebesar 0,44% dan menekan tingkat kedalaman kemiskinan hingga 0,26%.
PEMERINTAH dinilai perlu mendorong pembiayaan ultramikro lebih masif agar menjadi bagian dari upaya mengentaskan kemiskinan.
Riset terbaru mencatat capaian signifikan dalam satu tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved