Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyerukan kepada para pemimpin TNI agar menjadi garda terdepan dalam memimpin pasukannya.
Hal itu disampaikan Prabowo saat pidato dalam Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Lapangan Udara Suparlan, Pusdiklatpassus, Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (10/8).
"Panglima TNI, panglima pasukan TNI, komandan-komandan brigade, komandan batalyon memimpin dari depan, memimpin di tengah-tengah pasukan, berada di selalu tempat paling berbahaya, berada di selalu tempat paling kritis, tidak ada komandan pasukan yang memimpin dari belakang," kata Prabowo.
Lebih jauh, seorang pemimpin harus memberi contoh sebagai prajurit yang baik. Prabowo sekaligus menitipkan kepada para pemimpin TNI agar menjaga pasukan sebaik-baiknya.
"Bina anak buahmu sebaik-baiknya, anak buahmu adalah bagian anak kandungmu sendiri. Pimpin dengan baik, jaga mereka dengan baik, latih mereka dengan baik, latih mereka dengan keras tapi tidak dengan kekejaman," tegasnya.
Prabowo kembali mengingatkan bahwa TNI lahir dari rakyat sehingga prajurit harus bisa mengabdi, membela dan siap mati untuk rakyat.
"Dan selalu ingat, kita adalah tentara rakyat. Kita lahir dari rakyat, kita adalah anak kandung rakyat. Kita mengabdi untuk rakyat, kita membela rakyat dan kita siap mati untuk rakyat. Itulah TNI," ucapnya. (H-1)
Keberhasilan ini didorong oleh kebijakan strategis seperti pembentukan Satuan Tugas Swasembda Pangan melalui Keputusan Menteri Pertanian Nomor 73 Tahun 2025
Rudianto menilai tindakan tegas dari Aparat Penegak Hukum (APH) sangat krusial di tengah upaya Presiden Prabowo Subianto meningkatkan penerimaan negara.
Suasana di kawasan Istana Negara IKN tampak steril dengan pengamanan ketat dari Paspampres dan Polisi Militer.
Presiden menyebut, dalam beberapa tahun terakhir rakyat merasakan dampak dari tata kelola energi yang tidak beres.
Presiden Prabowo didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo.
Bahlil menyebut proyek kilang minyak terbesar di Indonesia itu sempat mengalami berbagai hambatan serius. Salah satunya insiden kebakaran yang membuat penyelesaiannya molor.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved