Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
ASAP dampak dari Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) mulai menyelimuti Kota Pekanbaru dalam beberapa hari terakhir. Kualitas udara akibat asap ini pun mengancam kesehatan masyarakat. Pemerintah Kota Pekanbaru masih mempertimbangkan terkait libur sekolah bagi peserta didik. Pemko Pekanbaru segera menggelar rapat untuk mengetahui kondisi terkini.
"Rencana kami nanti siang akan rapat, kita tidak bisa bergegas (memutuskan kebijakan)," kata Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, Rabu (23/7).
Agung menilai kualitas udara di Pekanbaru masih dalam kategori baik. Apalagi hujan sempat mengguyur Kota Pekanbaru. Ia juga mengatakan peserta didik belum diimbau untuk wajib menggunakan masker. Namun, pihaknya masih menanti penilaian dari pihak terkait tentang kualitas udara saat ini.
"Kita tunggu penilaian udara ini, apakah sudah wajib pakai masker atau belum karena ini kan menyangkut ISPA (infeksi saluran pernafasan atas)," ujarnya.
Dari rapat yang digelar nanti, bakal didapati rekomendasi untuk regulasi proses belajar mengajar di Pekanbaru di tengah ancaman kabut asap. Pemko Pekanbaru bakal menerbitkan edaran menyikapi kondisi terkini.
"Tapi kalau kita lihat hari ini masih dalam kondisi stabil pagi ini, mudah-mudahan ke depan lebih baik lagi. Kemarin juga sudah hujan," pungkasnya. (H-4)
Dari 11 daerah tersebut, total luasan Karhutla sebanyak 1.041,74 Hektare (Ha).
PTPN IV PalmCo memperkuat mitigasi Karhutla 2026 melalui kolaborasi dengan TNI-Polri dan pemantauan digital berbasis AI ARFINA.
UPAYA pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau terus dilakukan secara intensif.
Dari sebanyak 8 lokasi Karhutla di Riau, wilayah Kabupaten Pelalawan merupakan daerah yang cukup luas terdampak.
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Riau resmi menetapkan status siaga darurat Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) per Jumat (13/2) yang berlaku hingga 30 November 2026 mendatang.
KEBAKARAN hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda Provinsi Riau terus meluas dan bahkan telah menembus hingga 745,5 hektare (ha).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved