Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
ASAP dampak dari Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) mulai menyelimuti Kota Pekanbaru dalam beberapa hari terakhir. Kualitas udara akibat asap ini pun mengancam kesehatan masyarakat. Pemerintah Kota Pekanbaru masih mempertimbangkan terkait libur sekolah bagi peserta didik. Pemko Pekanbaru segera menggelar rapat untuk mengetahui kondisi terkini.
"Rencana kami nanti siang akan rapat, kita tidak bisa bergegas (memutuskan kebijakan)," kata Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, Rabu (23/7).
Agung menilai kualitas udara di Pekanbaru masih dalam kategori baik. Apalagi hujan sempat mengguyur Kota Pekanbaru. Ia juga mengatakan peserta didik belum diimbau untuk wajib menggunakan masker. Namun, pihaknya masih menanti penilaian dari pihak terkait tentang kualitas udara saat ini.
"Kita tunggu penilaian udara ini, apakah sudah wajib pakai masker atau belum karena ini kan menyangkut ISPA (infeksi saluran pernafasan atas)," ujarnya.
Dari rapat yang digelar nanti, bakal didapati rekomendasi untuk regulasi proses belajar mengajar di Pekanbaru di tengah ancaman kabut asap. Pemko Pekanbaru bakal menerbitkan edaran menyikapi kondisi terkini.
"Tapi kalau kita lihat hari ini masih dalam kondisi stabil pagi ini, mudah-mudahan ke depan lebih baik lagi. Kemarin juga sudah hujan," pungkasnya. (H-4)
Pemerintah kini mengedepankan perubahan paradigma pengendalian karhutla dengan fokus utama pada pencegahan sebagai langkah antisipatif.
Studi terbaru Cedars-Sinai mengungkap lonjakan drastis serangan jantung dan gangguan paru pasca-kebakaran hutan LA Januari 2025.
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Riau akan mengakhiri masa status siaga darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada 30 November 2025.
Efikasi masyarakat dan norma kelompok terbukti lebih berpengaruh terhadap partisipasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dibandingkan pendekatan berbasis rasa takut.
BMKG melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) 2025 untuk mengantisipasi cuaca ekstrem dan mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai daerah.
CUACA sangat terik di Lembata, Nusa Tenggara Timur, akhir-akhir ini memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) semakin masif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved