Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Sebanyak 366 jemaah Haji Provinsi Bangka Belitung (Babel) dari Kelompok terbang (Kloter) 6 Embarkasi Palembang tiba di Asrama Haji Provinsi Babel. Mereka berasal dari Kabupaten Bangka Selatan. Bangka Barat, Belitung dan Belitung Timur.
Setibanya di Asrama Haji, petugas kesehatan langsung menscan barcode masing-masing jamaah haji, guna memastikan kesehatanya.
Ketua Pelaksana Pemeriksaan Kesehatan Badan Kesehatan Karantina (BKK) Babel. Muhammad Leo Arybowo mengatakan setibanya di Asrama haji, jemaah langsung scan barcode untuk memastikan kesehatanya.
"Penyakit yang kita cek ini adalah penyakit Kili atau Sari, dan tidak menutup kemungkinan Covid-19,"Kata Leo. Kamis (19/6).
Untuk covid-19 ini, menurutnya, pemeriksaan tidak Langsung di dalam di Asrama haji, ada pemeriksaan lebih lanjut, tapi kalau pengambilan swabnya saat jemaah haji tiba. "Setelah kita swab, nanti kita kirim ke fasilitas rujukan di Palembang Sumatera Selatan,"ujarnya.
Ia menegaskan tidak semua jemaah haji yang di swab, tetapi hanya jemaah haji yang memenuhi kriteria kesehatan tertentu.(H-1)
Para peserta mulai menemukan nilai-nilai penting seperti kedisiplinan, kegembiraan, dan kekompakan selama mengikuti pelatihan.
Pemahaman terhadap regulasi media sosial di Arab Saudi menjadi hal penting yang wajib ketuhui, baik oleh petugas maupun jemaah haji.
Jemaah haji diharapkan mulai membangun kebiasaan positif sejak dini untuk menghadapi perbedaan iklim dan aktivitas fisik yang berat di Arab Saudi.
Metode pendidikan dan pelatihan (diklat) dengan konsep semimiliter menjadi pendekatan baru dalam membentuk karakter petugas haji yang akan melayani jemaah.
Beberapa peserta diklat diketahui mengidap penyakit yang berisiko tinggi mengganggu tugas lapangan, seperti Tuberkulosis (TB) dan gangguan ginjal.
Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) harus mampu menghadirkan layanan secara nyata di lapangan.
Berbagai platform digital kini mampu membaca gejala, menganalisis pola, hingga memberikan rekomendasi obat secara cepat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved