Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Sebanyak 2015 desa dan kelurahan di Provinsi Kalimantan Selatan nyatakan siap melaksanakan musyawarah desa khusus percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih.
Kesiapan ini dilontarkan saat Peluncuran dan Dialog Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih se Kalsel yang digelar di GOR Babussalam, Kota Banjarbaru, Rabu (21/5). Kegiatan ini dihadiri langsung Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDT), Yandri Susanto.
Di hadapan para bupati/wali kota dan ribuan kepala desa dan lurah se Kalsel, Mendes PDT Yandri mengapresiasi kekompakan pemda dan aparatur di Kalsel dalam upaya percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. "Dalam Koperasi Merah Putih ini banyak pihak yang terlibat dan menjadi tanggung jawab kita bersama," kata Mendes.
Mendes juga menekankan pentingnya ketertiban administrasi dan dokumentasi dalam proses Musdesus, agar pendirian koperasi tidak cacat hukum. Dirinya juga menilai keberadaan koperasi merah putih tidak akan berbenturan dengan keberadaan Bumdes yang sudah lebih dulu ada.
Melihat kekompakan seperti di Kalsel ini dirinya optimistis pada akhir Mei 2025 Musdesus akan terlaksana dan sesuai jadwal pada Oktober mendatang Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih akan diresmikan langsung Presiden RI, Prabowo Subianto.
Gubernur Kalsel, Muhidin menyatakan kesiapan Kalsel untuk menyukseskan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di wilayahnya. "Di Kalsel ada 2.015 desa dan kelurahan. Keberadaan koperasi mempunyai peran penting untuk membantu peningkatan kesejahteraan dan ekonomi masyarakat desa," kata Muhidin.
Senada dengan Mendes, Muhidin juga mengingatkan tentang prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan anggaran koperasi nantinya agar tidak bermasalah hukum. Sebelumnya Mendes PDT dan rombongan juga menghadiri Musdesus di Desa Indrasari, Kabupaten Banjar. (E-2)
Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan komitmennya dalam mendukung program nasional khususnya terkait dengan penguatan ekonomi mulai dari desa melalui pembentukan Koperasi Merah Putih.
Dari target awal 80 ribu koperasi desa dan kelurahan, saat ini sudah lebih dari 82 ribu koperasi Merah Putih yang berbadan hukum dan siap memasuki tahap untuk beroperasi.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengapresiasi Koperasi Kelurahan Merah Putih Tukangkayu di Banyuwangi karena berhasil mengembangkan produk lokal seperti gula dan kopi.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyatakan siap mendukung percepatan Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) karena dinilai mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa.
Sebanyak 16 ribu di antaranya sedang dibangun gudang, gerai, sarana pendukung dan alat kelengkapan lainnya
Koperasi Kana menyediakan pendanaan operasional sebesar Rp2 juta per bulan bagi setiap KDKMP yang berpartisipasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved