Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bengkulu, Provinsi Bengkulu, temukan sebanyak 14 kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang ternak warga akibat tertular dari pengiriman ternak dari kabupaten yang terjangkit.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bengkulu, Henny Kusuma Dewi di Bengkulu, mengatakan, penyebaran PMK bermula dari penambahan dua ekor sapi yang didatangkan dari salah satu kabupaten di Provinsi Bengkulu, yang sudah terjangkit sehingga dengan cepat menyebar ke ternak lainnya.
"Sejak Januari tercatat total 14 ekor sapi terinfeksi PMK dan penyebaran PMK ini diduga berasal dari pengiriman sapi dari kabupaten tetangga," katanya
Untuk memastikan penyebaran PMK, lanjut dia, petugas kesehatan hewan dari DKPP Kota Bengkulu, melakukan proses pemeriksaan terhadap sapi yang terinfeksi PMK di salah satu kandang ternak.
Dari hasil pemeriksaan mengonfirmasi bahwa kasus PMK telah masuk ke wilayah Kota Bengkulu. Pengambilan sampel dari sapi yang terjangkit langsung dilakukan pengiriman ke Balai Veteriner Provinsi Lampung, untuk analisis lebih lanjut.
"DKPP mengimbau peternak untuk menunda penambahan hewan ternak, termasuk sapi, kerbau, kambing, dan domba dari luar Kota Bengkulu," imbuhnya.
Langkah ini dilakukan, kata dia, untuk mencegah meluasnya penyebaran PMK di wilayah tersebut. Para peternak diharapkan dapat lebih berhati-hati dan menahan penambahan hewan dari daerah luar hingga kondisi dinyatakan kondusif.
Saat ini, DKPP terus melakukan pemantauan ketat dan memberikan edukasi kepada peternak agar wabah PMK dapat segera diatasi. (S-1)
Pemkot Bengkulu, Provinsi Bengkulu, menggelar pasar murah yang tersebar disembilan kecamatan menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (nataru)
Dengan dukungan bersama, lanjut dia, Dinkes dapat memastikan anak-anak di Kota Bengkulu, tumbuh sehat dan cerdas.
Pemkot Bengkulu, memastikan target distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk seluruh sekolah terus diupayakan agar tuntas paling lambat Desember 2025.
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bengkulu, Provinsi Bengkulu, terus melakukan gerakan program tanam 3.000 pohon untuk satu pohon satu rumah (Sapo Suruh).
Dengan pasar murah ini, diharapkan masyarakat dapat terbantu dan memanfaatkan kesempatan untuk membeli barang dengan harga diskon di bawah harga grosir.
Saat ini, lanjut dia, Kota Bengkulu, telah mengalami deflasi, yang menjadi indikasi positif terhadap perekonomian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved