Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas 1 Hang Nadim Batam mengeluarkan peringatan kewaspadaan banjir pesisir (ROB) yang diprediksi akan melanda beberapa wilayah pesisir Batam hingga pertengahan Januari 2025.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas 1 Hang Nadim Batam, Ramlan, menjelaskan bahwa hujan deras yang mengguyur Batam sejak Jumat (10/1) hingga Minggu (12/1) berpotensi memicu banjir rob di wilayah pesisir. Fenomena ini diperkirakan akan berlangsung hingga 18 Januari 2025, terutama di kawasan pesisir Kecamatan Batu Aji, Batu Ampar, Sekupang, Nongsa, dan sekitarnya.
"Kondisi ini dapat mengganggu transportasi di sekitar pelabuhan dan pesisir, aktivitas masyarakat, serta kegiatan bongkar muat di pelabuhan," katanya, Minggu (12/1).
Merespons situasi tersebut, Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Kepala Dinas Kominfo, Rudi Panjaitan, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. "Jika terjadi keadaan darurat, segera hubungi Nomor Tunggal Penanganan Darurat (NTPD) 112 untuk mendapatkan respons cepat dari instansi terkait," ujarnya.
BMKG juga mengingatkan masyarakat yang bermukim di wilayah rawan bencana untuk tetap siaga terhadap potensi banjir, tanah longsor, angin kencang, sambaran petir, dan pohon tumbang. Pengendara dan pengguna jasa transportasi laut diminta berhati-hati karena kondisi jalan yang tergenang dan cuaca yang tidak menentu.
Sementara itu, Andri, 45, warga Bengkong Laut, mengungkapkan kekhawatirannya akan potensi banjir di kawasan tempat tinggalnya yang termasuk daerah rawan banjir. "Hujan yang terus-menerus selama tiga hari ini membuat kami sulit tidur nyenyak. Kami berharap cuaca segera membaik," katanya.
Pemko Batam terus memantau perkembangan cuaca dan menghimbau masyarakat untuk menghindari aktivitas di sekitar pantai selama periode tersebut. Masyarakat juga diminta untuk tetap mengikuti informasi dan peringatan terkini dari pihak berwenang.
Cuaca buruk berupa hujan dengan intensitas tinggi dan angin kencang kembali melanda sejumlah wilayah di Provinsi Kalimantan Selatan dalam beberapa hari terakhir.
Pola hujan pada awal tahun 2026 di Pulau Jawa menunjukkan karakter yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Harga ikan di Pasar Tradisional Naikoten 1 dan Pasar Ikan Oeba, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur mengalami kenaikan signifikan akibat cuaca buruk.
CUACA buruk berupa angin kencang dan gelombang tinggi mulai melanda perairan Sumba, Nusa Tenggara Timur. Kondisi ini berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran.
BMKG juga menyampaikan peringatan dini gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan, termasuk Perairan Kuala Pembuang, Teluk Sampit, dan Kuala Kapuas.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, mengatakan, saat ini Bibit Siklon Tropis 97S yang berada di wilayah utara Benua Australia
BMKG memperingatkan gelombang tinggi hingga 2,5 meter disertai hujan badai dan angin kencang di perairan Jawa Tengah, Minggu (1/2).
BMKG: cuaca ekstrem berpotensi di 24 daerah di akhir pekan ini terutama di daerah Pantura dan Jawa Tengah bagian tengah.
BPBD DKI Jakarta juga meminta masyarakat untuk secara aktif memantau perkembangan informasi kondisi gelombang dan pasang air laut melalui laman resmi.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD DKI Jakarta mengimbau warga yang tinggal di kawasan pesisir Pantai Utara Jakarta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir rob.
Selain akibat naiknya permukaan air laut, banjir rob di di wilayah tersebut juga terjadi akibat curah hujan tinggi dan cuaca ekstrem.
Bahaya yang mengintai tidak hanya air laut, tapi juga dampak ikutan seperti angin puting beliung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved