Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 9,1 juta orang diperkirakan akan masuk Jawa Tengah saat liburan Natal dan tahun baru (Nataru) 2025/2025. Untuk mempersiapkan kedatangan warga, baik yang akan mudik maupun berlibur, Dinas Perhubungan Jawa Tengah akan mendirikan Posko Nataru di 35 kabupaten dan kota.
Pemantauan Media Indonesia, Selasa (10/12), berbagai daerah di Jawa Tengah mulai mempersiapkan arus liburan Nataru 2024/2025, karena diperkirakan ada jutaan warga yang akan masuk ke provinsi ini. Apalagi, diprediksi momen libur Nataru akan bersamaan dengan terjadinya cuaca buruk sehingga diperlukan peningkatan pengamanan arus mudik tersebut.
Dinas Perhubungan Jawa Tengah memperkirakan ada 9,1 juta orang akan masuk ke wilayah itu selama berlangsung liburan Nataru pada 2 Desember hingga 4 Januari mendatang. "Kita akan mendirikan posko terpadu di Gedung Wahana Graha Dinas Perhubungan Jawa Tengah," kata Kepala Dinas Perhubungan Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro.
Selain posko terpadu tersebut, lanjutnya, juga ada enam posko tambahan akan tersedia di Balai Pengelola Sarana Prasarana Perhubungan (BPSSP) dan 23 posko di terminal tipe B di seluruh Jawa Tengah. Posko tersebut mempunyai peran pengecekan kelaikan kendaraan umum, infrastruktur, lalu lintas hingga komunikasi.
Bahkan untuk menyambut arus pemudik Nataru tersebut, ungkap Hengga, Dibas Perhubungan Jawa Tengah juga berkoordinasi dengan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) yang mendirikan 39 posko di titik-titik strategis.
Hal tersebut dilakukan karena diperkirakan ada 9,1 juta orang akan masuk ke Provinsi Jawa Tengah saat musim liburan Nataru, sedangkan warga keluar dari Jawa Tengah berkisar 8,7 juta orang. "Analisa jumlah tersebut ada kenaikan 5%-10% dibandingkan tahun lalu," tambahnya.
Selain itu, Henggar mengatakan kekuatan petugas pengamanan libur Nataru total sebanyak 427 personel berasal dari Dinas Perhubungan Jawa Tengah.
Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah Kombes Sonny Irawan secara terpisah mengatakan, menghadapi arus liburan Nataru 2024/2025 tersebut telah disiapkan skema rekayasa lalu lintas one way (satu arah) pada pada puncak arus mudik libur Nataru 21-22 Desember mendatang.
Selain itu, kepolisian juga telah melakukan penyisiran ke sejumlah jalur rawan kemacetan meliputi jalur pantura maupun jalan tol untuk memastikan kesiapan jalur tersebut aman dilintasi kendaraan arus liburan Nataru.
Sejumlah pengecekan oleh kepolisian, menurut Sonny Irawan, seperti jalur lingkar utara Brebes–Tegal Kota, jalur wisata Guci Tegal-Slawi, Fly over Klonengan, Under Pass Prupuk Slawi, jalur perbatasan Tugu Poci Brebes-Tegal slawi, dan Pasar Linggapura-Bumiayu.
Pengecekan juga dilakukan di jalur Ajibarang-Purwokerto-Sukaraja dan Purbalingga pos Cirongge hingga jalur pengalihan dari Banyumas ke Pemalang via Randu Dongkal.
"Jalur tol dari Pejagan sampai Kalikangkung lalu ke Solo-Yogyakarta sudah kita survei semuanya," kata Sonny Irawan. (AS/J-3)
Menurut Farhan jika dibandingkan dengan periode Januari hingga November 2025, jumlah wisatawan pada Desember mengalami kenaikan sekitar 25 persen.
Survei Badan Kebijakan Transportasi (BKT) Kementerian Perhubungan, Jateng dan DIY menjadi salah satu daerah tujuan utama masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru/Nataru 2025-2026.
KUNJUNGAN wisatawan ke Kota Cirebon pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) mengalami penurunan.
Angka ini berasal dari total volume penumpang WNA baik yang berangkat maupun datang di seluruh stasiun wilayah Daop 6.
Keputusan untuk melanjutkan operasional KA tambahan pada masa angkutan Nataru dilakukan berdasarkan hasil evaluasi terhadap tren pergerakan penumpang
MENUTUP libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 bandara Adisutjipto Yogyakarta resmi mengakhiri Posko Pelayanan Angkutan Udara pada hari Senin (5/1).
Arus Penumpang Kapal di Pelabuhan Tanjung Perak
KAI berkomitmen untuk terus memastikan prasarana kereta api dalam kondisi terbaik demi mendukung perjalanan yang lebih andal, aman, dan selamat.
Pemudik pada saat libur Hari Raya Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) di Sulawesi Selatan diprediksi meningkat lebih dari 10% yang menggunakan jalur datar, laut maupun jalur udara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved