Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR air laut pasang (rob) kembali merendam sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah sejak Kamis (5/12) dini hari, jalur Pantura Semarang-Demak kembali terendam banjir rob dengan ketinggian 30-50 centimeter membuat kendaraan melintas harus berjalan merambat.
Pemantauan Media Indonesia hingga Kamis (5/12) pagi, banjir rob masih cukup tinggi merendam jalur Pantura Semarang-Demak, akibatnya lalulintas tersendat karena kendaraan baik dari arah barat (Semarang) maupun timur (Demak) harus berjalan merambat melintasi banjir.
Sementara itu di sejumlah desa/kelurahan di beberapa daerah seperti di Demak, Semarang dan Pekalongan juga terendam banjir membuat warga harus bersiaga karena khawatir banjir rob yang datang dini hari semakin meninggi, apalagi hujan sedang-lebat juga mengguyur menyebabkan volume air di sungai meningkat drastis.
"Banjir Rob mulai datang sejak pukul 00.30 WIB, sehingga semalaman kami harus terjaga karena khawatir air semakin meninggi," ujar Bambang,45, warga Tugu, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak.
Warga Timbulsloko, Kecamatan Sayung, Demak Sholikin,55, mengatakan warga cukup kesulitan untuk pulang ke desa, sehingga sampai pagi memilih bertahan di pabrik menunggu banjir rob surut. "Jalur Pantura terendam, demikian juga jalan menuju ke desa sehingga menghindari kendaraan mogok sepulang kerja memilih bertahan di pabrik," imbuhnya.
Hal serupa juga diungkapkan Rois,53, sopir truk pembawa sembako dari Semarang dengan tujuan Surabaya mengaku terpaksa menunda perjalanan hingga banjir di Pantura Kaligawe (Semarang) dan Sayung (Demak) mulai surut jelang pagi, karena cukup riskan menembus rob yang cukup tinggi.
Menurut Prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Shafira Tsanyfadhila Kamis (5/12) air laut pasang (rob) mulai meningkat dini hari dengan puncaknya mencapai ketinggian 100 centimeter pada pukul 23.00-03.00 WIB. "Ini berpotensi banjir rob di kawasan pesisir sejumlah daerah di Pantura," imbuhnya.
Bahkan rob terjadi di Pantura Jawa Tengah, lanjut Shafira Tsanyfadhila, diperkirakan masih ayan berlangsung hingga Kamis (12/12) mendatang, sehingga diharapkan warga berada di Pantura terutama di daerah langganan banjir seperti Demak, Semarang dan Pekalongan untuk waspada apalagi datangnya pada dini hari.
Dampak banjir rob tersebut, ungkap Shafira Tsanyfadhila, akan mengganggu aktivitas warga di sepanjang daerah Pantura Jawa Tengah seperti transportasi, bongkar muat barang di pelabuhan, budidaya perikanan darat dan petani garam. (H-2)
Selain akibat naiknya permukaan air laut, banjir rob di di wilayah tersebut juga terjadi akibat curah hujan tinggi dan cuaca ekstrem.
Bahaya yang mengintai tidak hanya air laut, tapi juga dampak ikutan seperti angin puting beliung.
Di perairan utara Jawa Tengah masih berlangsung banjir rob, sementara itu gelombang tinggi 1,25-2,5 meter juga terjadi di perairan Karimunjawa akibat cuaca ekstrem.
Kepala BRIN Arif Satria menyatakan kesiapan riset dan inovasi Giant Sea Wall untuk mengatasi banjir rob dan penurunan tanah di Pantura Jawa.
Pada Minggu (4/1), kapal Dumai Line yang sedang melayani rute Dumai-Batam diterjang ombak tinggi dan angin kencang, menciptakan suasana mencekam di antara penumpang.
Peringatan tersebut disampaikan oleh Forecaster BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam, Anisa S, berdasarkan hasil analisis data pasang surut air laut.
Pembuatan tanggul darurat itu sebagai upaya pencegahan banjir rob yang sering merendam pemukiman warga.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai mengoperasikan pompa air tenaga surya berkapasitas total 2 x 125 liter per detik sebagai bagian dari sistem pengendalian rob dan banjir.
Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang dan petir berpotensi terjadi di 25 daerah.
Diprediksi, puncak banjir rob itu akan terjadi besok, Jumat (5/12).
SELALU ada pilu yang membuat lutut gemetar tiap mendengar ramalan ilmuwan tentang dunia yang makin kerontang.
Cuaca pada pagi-siang di Jawa Tengah pada umumnya cerah berawan dan berawan, namun memasuki sore hingga awal malam hujan ringan turun secara merata.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved