Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Menteri Dalam Negeri RI Bima Arya mengunjungi dua bayi yang diberi nama Gibran di Posko Pengungsian Kobasoma, Desa Kobasoma, Kecamatan Titehena, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur.
Kedua bayi yang bernama Petrus Gibran Rakabuming Lewu dan Agustinus Gibran Raka Tapun yang lahir saat berada di Posko Pengungsian Kobasoma setelah erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki. Kedua bayi ini sengaja diberi nama Gibran seperti nama Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka.
Wakil Menteri Dalam Negeri RI dalam kesempatan itu berinteraksi dengan orang tua kedua bayi dan memastikan kesehatan ibu dalam masa menyusui serta memberikan semangat bagi kedua orang tua bayi untuk menjaga kesehatan.
Tidak hanya itu, Pak Wamen, Bima Arya juga sempat menggendong seorang bayi bernama Agustinus Gibran Raka Tapung.Selain berdialog dengan oran tua bayi Wakil Menteri Dalam Negeri RI juga memberikan bantuan.
Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Bima Arya mengatakan dalam kunjungan ke dua bayi yang membubuh nama Wapres Republik Indonesia, Gibran Rakabuming raka. ia mendoakan semoga kedua bayi ini kedepannya menjadi tokoh hebat seperti Wapres Republik Indonesia. (MGN/I-2)
Hari ketiga Konferensi Musik Indonesia (KMI) 2025 menghadirkan dialog strategis lintas sektor yang menyoroti pentingnya membangun ekosistem hiburan berkelanjutan di Indonesia.
Wamendagri Bima Arya Sugiarto, mengingatkan mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) akan urgensi kepedulian terhadap lingkungan
Partai NasDem mendesak dialog konstitusional untuk menyikapi pemisahan pemilu nasional-lokal. DPR dan Pemerintah didesak untuk tidak lagi membenturkan putusan MK dengan UUD.
Bima Arya Sugiarto menilai bahwa keserentakan pemilu dan pilkada memberikan banyak manfaat dalam hal perencanaan anggaran.
WAKIL Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto mengatakan penggunaan teknologi perhitungan suara atau rekapitulasi suara secara elektronik (e-rekap) menjadi hal krusial.
Bima di Kabupaten Badung, Bali, Sabtu (5/7), mengatakan konsep berpikirnya semestinya dengan tidak terus menerus mengubah-ubah sistem pemilihan umum.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved