Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN ringan-sedang diperkirakan mengguyur seluruh daerah Jawa Tengah pada Kamis (21/11), potensi cuaca ekstrem terjadi di 27 daerah dan banjir air laut pasang (rob) hingga diminta warga terutama di kawasan pegunungan dan dataran tinggi, Jawa Tengah Bagian Timur, Selatan dan Solo Raya diminta waspada bencana hidrometeorologi.
Pada Kamis (21/11) pagi cuaca di Jawa Tengah cerah berawan dan berawan, namun memasuki suang, sore dan awal malam cuaca diperkirakan berubah dengan turunnya hujan ringan-sedang merata di seluruh daerah.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meminta agar warga waspada terhadap bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir dan angin ribut karena cuaca ekstrem masih berpotensi di puluhan daerah di Jawa Tengah terutama di kawasan pegunungan, dataran tinggi, Jawa Tengah Bagian Timur, Selatan dan Solo Raya.
"Potensi cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir masih terjadi di 27 daerah di Jawa Tengah, diminta warga mewaspadai ancaman bencana hidrometeorologi," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Ferry Oktarisa.
Berdasarkan pengamatan satelit cuaca Kamus (21/11) pukul 05.30 WIB, ungkap Ferry Oktarisa, potensi cuaca ekstrem di Jawa Tengah yakni Purwokerto, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar, Sragen, Purwodadi dan Blora.
Potensi cuaca ekstrem di Jawa Tengah, lanjut Ferry Oktarisa, juga terjadi di Pati, Kudus, Jepara, Demak, Ungaran, Temanggung, Kajen, Slawi, Magelang, Surakarta, Salatiga, Bumiayu, Majenang dan Ambarawa. "Daerah lainnya ada umumnya diguyur hujan ringan-sedang," tambahnya.
Angin bertiup dari arah barat laut ke timur dan sebagian dari timur laut ke selatan dengan kecepatan 3-25 kilometer per jam, suhu udara berkisar 19-33 dan kelembaban 55-95 persen, sedangkan tinggi gelombang di perairan utara 0,2-0,5 meter serta di perairan selatan Jawa Tengah 0,5-2,5 meter.
Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Sediyanto dalam keterangan terpisah mengatakan potensi banjir rob juga masih menjadi ancaman serius bagi warga di pesisir Pantura Jawa Tengah, karena akan datang sekitar pukul 00.00-03.00 WIB dengan ketinggian 0,8-1,1 meter.
Dampak banjir air laut pasang ini, menurut Sediyanto, akan mengganggu aktivitas warga berkegiatan di sepanjang Pantura seperti transportasi, bongkar muat barang di pelabuhan, budidaya perikanan darat dan petani garam. "Diminta warga waspadai datangnya banjir rob," imbuhnya. (H-2)
Total korban meninggal dunia akibat bencana hidrometeorologi di tiga provinsi mencapai 1.198 orang, sementara korban hilang tercatat sebanyak 144 orang.
Kondisi ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia dan adanya sistem tekanan rendah di selatan Nusa Tenggara Barat yang membentuk pola konvergensi atau pertemuan angin.
Bahkan banjir merendam sejumlah daerah tersebut, juga mengakibatkan kerusakan sejumlah infrastruktur seperti tanggul jebol, jalan l, jembatan hingga sejumlah perkantoran dan sekolah rusak
Kementerian Pertanian mulai bergerak memulihkan ribuan hektar lahan pertanian yang rusak akibat bencana hidrometeorologi di Sumatra Barat (Sumbar).
Di Indonesia, bencana jenis ini menyumbang lebih dari 90% dari total kejadian bencana setiap tahunnya.
Selain itu, perhatikan tanda alam seperti awan Cumulonimbus yang berbentuk seperti bunga kol berwarna gelap, yang seringkali menjadi penanda akan terjadinya hujan lebat disertai petir.
Bendungan tersebut terbentuk bukan secara alami, melainkan akibat tumpukan tanah disposal saat pembangunan jalan tol Cisumdawu.
Pemkot Tasikmalaya menetapkan status siaga darurat bencana guna mengurangi dampak berbagai kejadian
Pemerintah daerah bersama BPBD, TNI, Polri, PMI, Satpol PP dan relawan sekarang tengah melakukan langkah agar memantau kondisi aliran sungai.
Penyaluran bantuan logistik, layanan kesehatan, dan penanganan darurat terus dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat segera terpenuhi.
SEJUMLAH wilayah di Indonesia saat ini tengah menghadapi dampak signifikan dari bencana alam yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Pada situasi banjir, Tas Siaga Bencana tahan air (waterproof) sehingga masyarakat dapat membawa kebutuhan penting di dalamnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved