Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH mengalami penurunan cukup signifikan pada Januari-April, kasus stunting di Kota Semarang, Jawa Tengah, kembali meningkat. Hal ini membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang harus bekerja keras melakukan penanganan kasus stunting dengan berbagai program..
"Betul ada kenaikan, itu karena saat ini kami masih melakukan pendataan dan pemetaan kasus stunting hingga ditemukan sampai ke pelosok, agar seluruh bayi stunting dapat penanganan cepat," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Abdul Hakam Kamis (7/11).
Adanya pendataan dan pemetaan ini, ungkap Abdul Hakam, balita-balita yang awalnya jarang ke posyandu dan tidak terdeteksi sebagai stunting, akhirnya menjadi tervalidasi sebagai stunting dan kasusnya terlihat meningkat.
Angka stunting di Kota Semarang pada awal-awal tahun, lanjut Abdul Hakam, terus menurun yakni Januari ada 871 kasus, Februari 857 kasus, Maret 830 kasus dan April 825 kasus. Namun kemudian pada bulan-bulan selanjutnya naik seperti Mei 801 kasus, Juni 991 kasus, Juli 977 kasus, Agustus 1.096 kasus dan September 1.190 kasus.
Menghadapi data kasus iyang terus meningkat, demikian Abdul Hakam, Dinas Kesehatan Kota Semarang menggencarkan beberapa program yakni pemeriksaan balita dengan dokter spesialis, kunjungan rumah Integrasi Layanan Primer (ILP), intervensi serentak dan berbagai survei yang dilakukan internal Dinkes.
Berbagai program penanganan stunting digencarkan Pemkot Semarang sebelumnya, menurut Abdul Hakam, hingga kini masih bergulir dan berjalan secara efektif seperti program Rumah Pelita yang ditujukan sebagai penanganan bayi-bayi stunting di Kota Semarang, bahkan ditambah dengan program saat ini diharapkan akan kembali dapat menurunkan angka stunting.
"Adanya penemuan kasus secara keseluruhan, diharapkan intervensi Pemkot Semarang terhadap stunting dapat menjangkau sasaran yang lebih luas dan tepat sasaran," imbuhnya. (N-2)
Rekomendasi Ombudsman RI akan diterbitkan apabila dalam tahap resolusi monitoring setiap laporan masyarakat tidak diselesaikan dalam batas waktu yang telah ditetapkan.
Relawan dapur Makan Bergizi Gratis di Semarang mengaku terbantu secara ekonomi. Warga berharap program MBG terus berlanjut.
Banjir setinggi 40-60 sentimeter itu membuat sejumlah pabrik di kawasan tersebut terpaksa memulangkan pekerja lebih awal
Banjir tersebut terjadi setelah hujan lebat mengguyur kawasan Semarang sejak pukul 16.00 WIB hingga 18.30 WIB. Banjir yang terjadi mencapai ketinggian 10-60 centimeter.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai mengoperasikan pompa air tenaga surya berkapasitas total 2 x 125 liter per detik sebagai bagian dari sistem pengendalian rob dan banjir.
Hingga November 2025, data menunjukkan jumlah kunjungan wisatawan telah mencapai 7,6 juta orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved