Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota Batam melakukan normalisasi sungai di kawasan Perumahan Puri Loka, Sungai Panas, untuk mengatasi banjir. Hal ini dilakukan menyusul banjir yang melanda kawasan tersebut pada Senin (14/10) lalu.
Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin, mengatakan ada dua penyebab utama banjir yakni menyempitnya badan sungai dan timbunan sampah yang menghalangi aliran air saat hujan deras. "Kita akan segera melakukan normalisasi sungai melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air untuk mencegah banjir susulan," katanya, Rabu (23/10).
Persoalan bertambah dengan adanya pembangunan ruko dan town house di sekitar sungai yang melebihi izin PL dari BP Batam. Sekda meminta pengembang menghentikan pembangunan untuk mencegah penyempitan aliran air.
"Sungai ini merupakan lintasan air hampir dari seluruh lokasi yang ada di sini. Sebaiknya jangan dibangun di kawasan ini karena berpotensi menyebabkan banjir saat hujan deras," ujarnya.
Selain normalisasi sungai, Pemkot Batam juga akan menangani potensi longsor di jalan menuju Perumahan Puri Loka akibat pengikisan air. Dia menyarankan agar rumput di sekitar lokasi dipertahankan sebagai penahan tanah.
Dalam peninjauan tersebut, yang didampingi Kadis CKTR Kota Batam Azril Apriansyah, Sekda juga mengecek pekerjaan normalisasi parit di depan Perumahan Taman Seruni sebagai bagian dari upaya pencegahan banjir di kawasan tersebut.
"Tim CKTR akan melakukan pengukuran ulang dan membandingkannya dengan dokumen PL yang ada. Jika ditemukan ketidaksesuaian, kami akan mengambil tindakan tegas," kata Kadis CKTR Kota Batam Azril. (N-2)
Upaya mitigasi bencana banjir dan longgor kembali ditegaskan melalui kegiatan Penanaman Pohon Bersama yang digelar Korps Marinir TNi AL dan Pemprov Jabar.
PEMERINTAH Provinsi atau Pemprov DKI Jakarta mempercepat langkah mitigasi banjir di Jakarta menghadapi potensi cuaca ekstrem dengan menargetkan normalisasi 12 sungai
Normalisasi sungai ini merupakan ikhtiar konkret untuk mengurangi dampak banjir dan melindungi masyarakat dari potensi kerugian.
AKADEMISI Fakultas Pertanian, Sains dan Teknologi Universitas Warmadewa, I Nengah Muliarta mengingatkan pemerintah daerah (pemda) di Bali untuk segera melakukan normalisasi sungai.
Hal ini diperkirakan karena saat ini sedang memasuki masa pancaroba dari cuaca kemarau ke penghujan
Normalisasi sungai merupakan upaya untuk mencegah terjadinya banjir di musim penghujan nanti.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved