Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
MALAYSIA Healthcare Travel Council (MHTC) menjadikan Batam sebagai sasaran utama promosi wisata medis dalam ajang Batam Medica Expo (BME) 2024. Acara yang akan berlangsung pada 17-20 Oktober di Mega Mall Batam ini menjadi momentum strategis bagi MHTC untuk memperluas pasar wisata kesehatan Malaysia di wilayah Kepulauan Riau.
"Pada 2019, dari 1,3 juta wisatawan medis yang berkunjung ke Malaysia, mayoritas berasal dari Indonesia. Batam dan Kepri memainkan peran kunci dalam pertumbuhan sektor ini," kata Direktur Pasar Indonesia MHTC, Rahmatullah Bagau, Senin (15/10).
Kedekatan geografis dan meningkatnya permintaan layanan kesehatan menjadi faktor utama MHTC memfokuskan upayanya di Batam. Melalui partisipasi di BME 2024, MHTC akan menyajikan informasi komprehensif tentang layanan medis unggulan dari rumah sakit terkemuka Malaysia, seperti Sunway Medical Centre, Mahkota Medical Centre, dan Regency Medical Centre.
"Kami berkomitmen memposisikan Malaysia sebagai destinasi utama wisata kesehatan bagi masyarakat Indonesia," ujar Rahmatullah. MHTC juga menyediakan layanan fasilitasi akses informasi dan second opinion untuk calon pasien internasional.
Pengunjung BME 2024 dapat mengakses informasi lebih lanjut di Paviliun Layanan Kesehatan Malaysia atau menghubungi Kantor Perwakilan MHTC Indonesia di +62 812 8971 0029 atau +62 819 0898 9386. Informasi juga tersedia di situs resmi https://malaysiahealthcare.org, serta akun media sosial Facebook dan LinkedIn MHTC.
MHTC, yang didirikan pada 2009, terus mendorong pertumbuhan sektor kesehatan Malaysia melalui kolaborasi dengan 92 rumah sakit swasta. Lembaga ini berperan penting dalam memposisikan Malaysia Healthcare sebagai kontributor signifikan bagi perekonomian negara melalui ekspor jasa kesehatan.
Dengan fokus pada Batam dalam BME 2024, MHTC berharap dapat memperkuat hubungan kesehatan lintas negara dan memberikan akses lebih luas bagi masyarakat Indonesia terhadap layanan kesehatan berkualitas di Malaysia. (N-2)
Riset IMARC Group menyebut pasar wisata kesehatan di Indonesia pada 2024 mencapai USD 1,7 miliar. Bahkan, diproyeksikan terus tumbuh hingga mencapai USD 9,6 miliar pada 2033 mendatang.
Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) resmi menjalin kerja sama strategis di bidang wisata medis dengan Hotel Aryaduta Menteng.
Di ranah kesehatan, Indonesia menyumbang lebih dari 60% wisatawan medis ke Malaysia setiap tahunnya (data Malaysia Healthcare Travel Council).
Expo ini hadir sebagai respons terhadap meningkatnya minat masyarakat Indonesia terhadap wisata kesehatan yang mencakup beragam perawatan.
JCB meluncurkan program wisata medis eksklusif JCB pada Oktober 2023 yang menawarkan layanan pariwisata medis bagi kalangan premium Indonesia di Osaka, Jepang.
MH Expo Exclusive 2025 adalah upaya menjembatani masyarakat Indonesia dengan layanan rumah sakit unggulan di Malaysia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved