Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKITAR 100 hektare hutan dan lahan di sekitar Pura Pengubengan, kawasan Gunung Agung, Besakih, Kabupaten Karangasem, Bali terdampak dalam kebakaran yang terjadi sejak Minggu (13/10).
Dari hasil pemantauan teridentifikasi ada 6 titik api yang membakar vegetasi berupa pohon pinus, cemara dan semak belukar yang diketahui terjadi sejak pukul 11.15 Wita. Enam tititk api tersebut terindentifikasi terjadi di antara pal batas hutan B.933 hingga B.35.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa mengatakan hingga Senin (14/10) belum ada upaya pemadaman karena akses yang sulit menuju lokasi kebakaran.
Baca juga : BPBD Bali dan Karangasem Berjibaku Padamkan Api yang Terbakar di Gunung Agung
“Belum ada upaya pemadaman karena akses yang sulit dan membutuhkan waktu perjalanan sekitar empat jam. Kondisi cuaca panas di sekitar area kebakaran turut menambah risiko dan memperlambat penanganan,” ujar Ida Bagus Ketut Arimbawa saat dikonfirmasi Senin (14/10).
Namun, lanjut Arimbawa, tim terus melakukan pemantauan intensif dari Pura Pengubengan yang berada di bawah area titik api, sambil menunggu kondisi yang memungkinkan untuk langkah lanjutan. Laporan dari tim pengawas RPH (rencana pengelolaan hutan) menyebutkan titik api terdeteksi dari jarak jauh pada ketinggian 2000 mdpl.
“Pihak RPH serta tim terkait akan terus memberikan laporan berkala terkait situasi ini, dengan fokus pada keselamatan tim di lapangan serta upaya mengantisipasi meluasnya kebakaran di area hutan tersebut,” kata Arimbawa sambil menambahkan penyebab kebakaran masih belum diketahui.
Dalam upaya pemantauan di lapangan yang dipimpin Arimbawa ini juga bersama-sama dari Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Karangasem, empat personel Tim Reksi Cepat, serta Kapolres Karangasem AKBP I Nengah Sudiarta, Kadis Pemadam Kebakaran dan Penyelamataan Karangasem I Made Agus Budiyasa, Satgs Polhut KPH Bali Timur I Komang Bagiarta, dan KRPH Rendang, I Wayan Siaba. (H-2)
Bantuan tersebut akan diajukan ke pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
BMKG Stasiun Pekanbaru mendeteksi lonjakan signifikan titik panas di Provinsi Riau. Hingga Kamis pukul 07.00 WIB, jumlah hotspot tercatat mencapai 160 titik
Manggala Agni Daops Sumatera V/Dumai bersama TNI, Polisi, BPBD Kota Dumai, dan Masyarakat Peduli Api (MPA) hingga saat ini masih berupaya keras memadamkan karhutla seluas 2 hektare di Riau.
LUAS kebakaran lahan di Kota Pekanbaru dari 1 Januari hingga 29 Januari 2026 nyaris mencapai sembilan hektare (ha), tepatnya mencapai 8,51 ha.
Titik panas atau hotspot yang diduga adanya kebakaran hutan dan lahan (kahutla) bertebaran di sejumlah titik di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) sejak sepekan.
KEBAKARAN hutan dan lahan (karhutla) terus terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung (Babel).
KEBAKARAN hutan dan lahan (karhutla) di Gunung Agung, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Bali, terus meluas. Imbasnya, 145 hektare lahan hangus terbakar.
TERJADI kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lereng Gunung Agung di Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Bali.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved