Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Pariwisata (Dispar) Kota Padang menghadirkan pengalaman baru bagi wisatawan yang berkunjung ke kawasan Kota Tua. Kini, wisatawan dapat menikmati keindahan bangunan bersejarah peninggalan kolonial Belanda sambil menjelajahi kawasan tersebut dengan berkuda.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Yudi Indra Syani, mengungkapkan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari upaya memperkenalkan atraksi wisata baru di Kota Tua dan meningkatkan minat pengunjung. “Kami bekerja sama dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Cagar Budaya Kota Tua dan komunitas kuda wisata Kota Padang. Program ini diharapkan menjadi daya tarik tambahan serta mendorong pengembangan pariwisata Kota Padang,” ujar Yudi, Jumat (4/10).
Baca juga : Nusrtdinov Zayan Fatih, Atlet Berkuda Termuda yang Raih Medali Emas di PON 2024
Tidak hanya memberikan pengalaman unik, wisata berkuda ini juga diharapkan mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisata dan mendorong perekonomian lokal, termasuk memberikan penghasilan tambahan bagi komunitas kuda wisata.
"Kami berencana mengembangkan rute wisata, tidak hanya di kawasan Kota Tua, tetapi juga mencakup destinasi lain seperti Batang Arau dan Pantai Padang. Semua akan dikoordinasikan dengan pihak terkait," tambahnya.
Sementara itu, Tommy Johnlie, Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Cagar Budaya Kota Tua, mengungkapkan bahwa pihaknya tengah mempersiapkan paket wisata berkuda bagi pengunjung. Pokdarwis saat ini sedang menyusun rute perjalanan dan menentukan tarif yang terjangkau.
Baca juga : Ancaman Megathrust, Murid TK di Kota Padang Dilatih Simulasi Bencana
"Kami ingin memastikan wisata berkuda ini menjangkau setiap sudut Kota Tua, sehingga wisatawan bisa sepenuhnya menikmati keindahan dan sejarah kawasan ini,” jelas Tommy.
Tommy berharap wisata berkuda di Kota Tua dapat menarik lebih banyak wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, dan menjadikan kawasan ini sebagai destinasi favorit di Padang. (N-2)
Fortis dibuat sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung olahraga berkuda. Sebab, saat ini olahraga itu sangat digandrungi masyarakat.
Tim Equestrian Indonesia akhirnya berhasil menyumbangkan medali emas pertama dari cabang olahraga berkuda di ajang SEA Games 2025 Thailand.
Tim HBA Indonesia berhasil meraih 1 medali emas, 3 medali perak, dan 3 medali perunggu.
Atlet DNV Equestrian, Nusrtdinov Zayan Fatih, tampil gemilang pada Kejuaraan Berkuda Aragon Merdeka Master 2025 Piala Presiden di The Hub Indonesia, Jatisampurna, Bekasi, Jawa Barat.
Tantangan meraih triple crown cukup berat karena kuda harus bersaing dalam lintasan berjarak jauh dengan tingkat kompetisi yang tinggi.
Sarga Land akan membangun kompleks pacuan kuda seluas kurang lebih 9,2 hektar di Jakarta International Equestrian Park Pulomas atau JIEPP yang dikelola oleh PT Pulo Mas Jaya
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved