Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
KAPAL Motor (KM) Bintang Tamalate, yang merupakan kapal pencari ikan, dinyatakan hilang di Perairan Takalar, setelah berlayar dari Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulsel, sejak Rabu (2/10) 2023. Kapal tersebut mengangkut lima orang nelayan.
Kelima nelayan tersebut yaitu Daeng Taba, Daeng Pole, Dandi dan Zul. Sementara satu lainnya belum diketahui identitasnya.
"Tapi ternyata, sehari setelahnya, sekitar Pukul 08.00 Wita, keluarga belum mendapat info keberadaan para penumpang kapal tersebut. Mereka belum tiba di Galesong, Kabupaten Takalar, yang menjadi tujuan mereka. Sehingga keluarga melapor ke pemerintah setempat," ungkap Kepala Seksi Opersi Pencariab dan Pertolongan Basarnas Makassar, Andi Sultan.
Baca juga : 5 Cara Melacak HP Hilang untuk Android dan iPhone
Mendapat laporan tersebut, Tim Gabungan Badan SAR Nasional Makassar langsung bersiap dan melakukan pencarian ke lokasi titik kapal dinyatakan hilang, tepatnya di sekitar 22 mil laut dari Pulau Tanakeke, Kabupaten Pangkep.
"Pencarian sudah dilakukan seharian, tapi hasilnya masih nihil. Kapal ditemukan di sekitar 20 mil dari Tanakeke, tapi korban kapal tenggelam beum ditemukan. Karena kondisi cuaca yang buruk dan sudah malam hari, maka akan dilakukan kembali pencarian keesokan harinya," sebut Sultan.
Pencarian lima korban di lakukan menggunakan Kapal Negara (KN) Kamajaya, tapi untuk sementara memutuskan lego jangkar karena kondisi cuaca yang tidak bersahabat. "Kami juga sudah mengimbau kepada para nelayan di perairan tersebut untuk berhati-hati melakukan pelayaran," sebutnya.
Keluarga korban pun berharap, semua nelayan yang dinyatakan hilang tersebut, bisa ditemukan dalam keadaan selamat. (N-2)
Kapal ikan di Pelabuhan Muara Baru terbakar akibat dugaan korsleting mesin. Gulkarmat kerahkan 80 personel dan 15 mobil damkar untuk memadamkan api.
KKP menangkap satu kapal ikan asing berbendera Malaysia yang diduga melakukan penangkapan ikan secara ilegal di perairan Selat Malaka.
Sebanyak 13 kapal ikan yang sedang sandar di dermaga dekat Bendungan Gerak, Kelurahan Panjang Wetan, Kecamatan Pekalongan Utara di Kota Pekalongan, Jawa Tengah ludes terbakar.
KKP berhasil mengamankan lima unit Kapal Ikan Asing (KIA) pencuri ikan yang sedang beraksi di perairan Samudera Pasifik wilayah Sulawesi, dan Selat Malaka.
Berdasarkan hasil koordinasi, diketahui bahwa kapal-kapal ikan tersebut diduga sedang menunggu antrean untuk masuk ke Pelabuhan Singapura.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved