Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
AKSI penembakan terjadi di tempat kos Pusponjolo Selatan Nomor 126, Kelurahan Bojongsalaman, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, Rabu (2/10) malam. Seorang pelajar sebuah SMP swasta di Kota Semarang Cla,14, terkena tembakan diduga menggunakan senjata pistol airsoftgun bagian lengan.
Pemantauan Media Indonesia hingga Kamis (3/10) malam, kasus penembakan terjadi di sebuah tempat kos Pusponjolo Selatan Nomor 126, Kelurahan Bojongsalaman, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, masih menjadi perhatian warga di ibukota Jawa Tengah. Polisi juga disibukkan untuk mengejar terduga pelaku terdiri dua laki dan dua wanita.
Baca juga : Jenazah Novita, Korban Penembakan Di Texas Dimakamkam Di Banyumanik
Korban diketahui seorang pelajar sebuah SMP swasta di Kota Semarang. Cla,14, warga Gajahmungkur, Semarang yang kos di tempat kejadian mengalami luka tembak bagian lengan kiri dua titik dan satu luka di bagian perut.oleh terduga pelaku seorang lelaki yang menggunakan senjata pistol airsoftgun. Korban kini masih menjalani perawatan.
"Kita masih lakukan penyelidikan, satu terduga pelaku kita amankan, nanti nunggu pimpinan untuk mengetahui identitasnya," kata Kepala Satuan Reskrim Polrestabes Semarang Kompol Andika Dharma Sena.
Petugas hingga kinin masih terus mendalami dengan memeriksa terduga pelaku, lanjut Andika Dharma Sena, yakni untuk mengungkap motif penembakan tersebut dan mencari terduga pelaku lain yang diperkirakan sebanyak tiga orang lagi.
Baca juga : Kopda M Pakai Uang dari Mertua untuk Mengupah Pembunuh Bayaran
Sementara itu seorang tetangga korban Setiawan mengaku sempat mendengar suara teriakan perempuan minta tolong. Sehingga bergegas menuju sumber suara dan menemukan korban dalam kamar kos dalam kondisi duduk dalam kumar. "Di dalam kamar tersebut juga terdapat seorang laki yang sudah berada dalam kamar dan memegang senjata softgun," ujar Setiawan.
Lelaki yang tidak dikenal itu, ungkap Setiawan, juga mengancam dirinya agar tidak ikut campur, bahkan akan menembak dengan airsoftgun jika nekat, bahkan korban lari ke kamar mandi tetapi dikejar oleh pelaku yang mendobrak pintu dan menembak sebanyak tiga kali kemudian kabur.
Saksi lain Apriliana mengugkapkan penembakan terjadi pada Rabu (2/10) pukul 21.30 WIB. Tempat kosnya didatangi empat orang yakni dua perempuan dan dua laki-laki, kemudian korban teriak minta tolong dan masuk ke kamarnya.
"Saat itu korban didatangi bapak-bapak, saat saya tanyakan permasalahannya malah anak perempuan dari lelaki dewasa itu bilang agar tidak ikut campur dan saya melihat bapak itu mengeluarkan pistol," tutur Apriliana.(N-2)
Di bulan Ramadan ini, PSI Kota Semarang melakukan aksi nyata berbagi takjil kepada masyarakat.
PENGUATAN ideologi negara bukan lagi sekadar wacana akademis, melainkan faktor kunci keberhasilan transformasi menuju Indonesia. Pancasila
Angin puting beliung menerjang di sejumlah daerah seperti Pati, Kota dan Kabupaten Semarang menimbulkan kerusakan bangunan dan pohon tumbang.
KOMUNITAS Pecinan Semarang kembali menghidupkan tradisi Pasar Imlek Semawis 2026 sebagai ruang perayaan budaya yang inklusif sekaligus penggerak ekonomi rakyat.
Pasar Semawis ini kembali digelar untuk menyambut perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di Kota Semarang.
Lonjakan harga hingga 100 persen terjadi pada bawang merah dari Rp30 ribu menjadi Rp60 ribu per kg, disusul cabai rawit merah sebelumnya Rp45 ribu menjadi Rp90 ribu per kg.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved