Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH banyak mengundang perhatian dan meresahkan warga, puluhan kelompok gengster di Kota Semarang, Jawa Tengah, akhirnya sepakat membubarkan diri serta berjanji tidak akan membuat kerusuhan atau aksi tawuran dengan membawa senjata tajam.
Dihadiri tokoh agama, tokoh masyarakat di Kota Semarang termasuk Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah Kombes Artanto dan Kepala Polrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar, puluhan kelompok gangster yang selama ini telah membuat onar kota sepahat membubarkan kelompoknya masing-masing dan kembali ke masyarakat dan keluarga.
Baca juga : Polisi Bekuk 43 Gangster di Kota Semarang selama September
"Kami sepakat bubar dan berjanji tidak akan membuat keributan dan tawuran bersamaan deklarasi, kami juga menyerahkan seluruh atribut yang selama ini melekat di geng kami," kata Deddy, salah seorang ketua gangster di Kota Semarang.
Puluhan gangster di Kota Semarang yang selama ini eksis dan sebagian lainnya ditahan kepolisian karena terlibat berbagai pelanggar hukum dari mulai senjata tajam hingga perkelahian seperti Komando Karanganyar (Kokar 411), Belakang Ada - Banyumanik (Belanda), Metal Kecil (Mecil), Mafia Mesir (Mesjid Kiri), Yes You, Sukun Stres, Gengster 69, Bongarjo Bersatu (Bomber 195) dan lainnya kini telah sepakat membubarkan diri.
Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah Kombes Artanto mengatakan setelah dilakukan komunikasi dengan kelompok-kelompok gangster dan dikumpulkan para pemimpin serta diberikan pembinaan, akhirnya mereka sepahat membubarkan kelompok gangster. "Ini merupakan agenda seremonial pembubaran gangster. Mereka menyerahkan bendera dan atribut gangster dan menandatangani kesepakatan bubar,": imbuhnya.
Baca juga : Polisi Semarang Buru Pentolan Gangster
Sementara itu Kepala Polrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar mengungkapkan setelah kesepakatan pembubaran gangster tersebut, kepolisian akan melakukan langkah cipta kondisi terutama pada malam hari dengan menggelar patroli secara besar-besaran. Dia juga meminta gangster yang belum membubarkan diri untuk segera bubar.
Berdasarkan catatan Polrestabes Semarang, lanjut Irwan Anwar, selama Januari-September telah menangani 101 kasus terkait dengan gangster dan 44 kasus di antaranya dibawa ke ranah hukum dengan 77 orang ditahan, 57 kasus dilakukan pembinaan dan 173 orang dikembalikan ke orang tua dan sekolah. (N-2)
Rekomendasi Ombudsman RI akan diterbitkan apabila dalam tahap resolusi monitoring setiap laporan masyarakat tidak diselesaikan dalam batas waktu yang telah ditetapkan.
Relawan dapur Makan Bergizi Gratis di Semarang mengaku terbantu secara ekonomi. Warga berharap program MBG terus berlanjut.
Banjir setinggi 40-60 sentimeter itu membuat sejumlah pabrik di kawasan tersebut terpaksa memulangkan pekerja lebih awal
Banjir tersebut terjadi setelah hujan lebat mengguyur kawasan Semarang sejak pukul 16.00 WIB hingga 18.30 WIB. Banjir yang terjadi mencapai ketinggian 10-60 centimeter.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai mengoperasikan pompa air tenaga surya berkapasitas total 2 x 125 liter per detik sebagai bagian dari sistem pengendalian rob dan banjir.
Hingga November 2025, data menunjukkan jumlah kunjungan wisatawan telah mencapai 7,6 juta orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved