Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKRETARIS Direktorat Jenderal Perkebunan, Heru Tri Widarto selaku PJ PAT Banten meninjau kegiatan tanam di Kelompok Tani (Poktan) Jabon Adiasa Mandiri, Desa Banjar Agung, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten. Tinjauan itu guna melihat optimalisasi bantuan Irigasi Perpompaam (irpom) pada kegiatan tanam saat musim kemarau, Senin (16/9).
Ini perlu dilakukan untuk mengoptimalkan pengolahan lahan yang siap tanam dimusim kemarau untuk meningkatkan produksi secara maksimal.
Kegiatan monitoring ini merupakan kelanjutan dari proses penyaluran bantuan irigasi perpompaan guna meninjau perkembangan pemanfaatannya dimusim kemarau dalam rangka meningkatkan proses tanam.
Baca juga : Kementan Libatkan Petani Milenial untuk Antisipasi Dampak El Nino
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman beberapa waktu lalu menegaskan untuk memperkuat dan meningkatkan indeks pertanaman dari yang tadinya satu kali menjadi tiga kali dalam setahun. Dengan begitu, kita akan mampu mencapai swasembada hingga menjadi lumbung pangan dunia.
Monitoring yang di lakukan Heru, untuk meninjau progres kegiatan tanam padi walaupun saat ini sedang musim kemarau.
Saat berada dilokasi, Heru berkesempatan untuk turut serta melakukan tanam bersama dan juga berdialog dengan petani.
Baca juga : Berkat Irpom, Naik IP 3, Kementan Pantau & Pastikan Pangan Aman Terkendali
Dulmuin sebagai petani menyampaikan terima kasih kepada pemerintah atas bantuan pompa yang telah diterima.
Lebih lanjut Dulmuin menyampaikan, dengan adanya pompa, panen yang semula hanya setahun sekali, saat ini bertambah menjadi 2 kali panen dan sedang proses 3 kali tanam.
Yusi Susanti selaku Koordinator penyuluh BPP kecamatan Cipocok Jaya menyampaikan bahwa dia sangat mendukung petani dalam kegiatan tanam PAT ini dan mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pertanian yang telah memberikan bantuan perpompaan, karena dengan adanya bantuan tersebut dapat meningkatkan panen petani dari biasanya 1 tahun dengan 1 kali panen, saat ini meningkat menjadi 2 kali atau bahkan sampai 3 kali.
Heru menegaskan akan terus berupaya untuk mengatasi permasalahan petani, dan akan dilakukan komunikasi dengan unit kerja yang berwenang.
Heru berharap petani selalu semangat untuk menjaga pertumbuhan tanam dimusim kemarau dengan mengoptimalkan irigasi perpompaan. (RO/Z-3)
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi meresmikan Embung Karangjati di Blora. Embung senilai Rp8,5 miliar ini diproyeksikan mengairi 40 hektare lahan dan tingkatkan panen petani.
Salah satu fokus utama yang terus didorong adalah penguatan infrastruktur pertanian, khususnya jaringan irigasi.
Peringatan 100 tahun Bendung Walahar bukan hanya refleksi sejarah, tetapi juga momentum mempertegas komitmen perusahaan dalam menjaga ketahanan air nasional.
KENGERIAN baru muncul dari Darfur, Sudan Barat, setelah kelompok paramiliter Rapid Support Forces (RSF) merebut kota El Fasher, ibu kota Negara Bagian Darfur Utara.
MENTERI Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebut kelangkaan pupuk dan mahalnya harga pupuk disebut tak lagi ada
I Made Sutrisna, 49, petani dari Desa Pejeng, Kabupaten Gianyar menyambut baik rehabilitasi sejumlah irigasi di Bali yang dapat membawa manfaat terhadap peningkatan kesejahteraan petani.
Menurut dia, salah satu langkah yang dilakukan Pemprov Jabar adalah mendorong pengembangan komoditas pertanian yang lebih hemat air.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan kondisi pangan nasional berada dalam keadaan aman dan terkendali
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau 2026 akan datang lebih awal di sebagian besar wilayah Indonesia dan berlangsung lebih kering dari normal.
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Indonesia akan datang lebih awal pada April dan terasa lebih kering dibanding tahun lalu. Cek daftar wilayah terdampak di sini.
BMKG memprediksi sebagian wilayah di Indonesia akan memasuki musim kemarau lebih awal. Puncak musim kemarau Agustus
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Indonesia akan lebih kering dibanding 2025. Awal kemarau maju ke April 2026. Simak daftar wilayah terdampak di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved