Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG WNA yang belum diketahui identitasnya dievakuasi oleh Basarnas Denpasar, Bali, dalam kondisi kondisi sudah meninggal dunia di Tebing Uluwatu. Kepala Kantor Basarnas Denpasar Nyoman Sidakarya saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.
"Tim melakukan evakuasi tadi malam. Identitasnya belum diketahui secara pasti. Namun, dari ciri fisiknya diketahui kalau korban adalah WNA," ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (30/8).
Saat proses evakuasi, Basarnas Denpasar dibantu oleh aparat TNI dan Polri, serta warga setempat yang mengetahui kondisi medan di sekitar tebing Uluwatu. Lokasi persis penemuan jenazah yakni di dekat tebing Pura Uluwatu, Kecamatan Kuta Selatan.
Baca juga : Dihantam Ombak di Pantai Kelingking Bali, WNA Asal Inggris Dievakuasi
Menurut laporan yang diterima petugas siaga SAR Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada pukul 17.20 Wita, jenazah pertama kali terlihat terdampar di tepi pantai tak jauh dari batas tebing.
"Kita dapat informasi dari Balawista, ada saksi mata yang melihat dari atas tebing, sesosok tubuh terdampar," ujar I Nyoman Sidakarya.
Merespons laporan tersebut, diberangkatkan tujuh personel menuju lokasi dengan membawa peralatan mountaineering untuk menjangkau tebing yang cukup curam.
Baca juga : Evakuasi WNA yang Tergelincir di Diamond Beach Bali Berlangsung Dramatis
Proses evakuasi sempat terkendala dengan kondisi gelap. Sementara penerangan terbatas, air laut mulai pasang.
"Korban sudah sempat terseret arus sejauh kurang lebih 10 meter dari dinding tebing, sehingga personel yang turun ke bawah dengan segera menjangkau jenazah tersebut," jelasnya.
Diperkirakan ketinggian tebing mencapai 90 Mdpl. Menurutnya, proses evakuasi harus dilakukan dengan cepat namun harus tetap berhati-hati
mengingat ketinggian tebing sangat ekstrem.
Evakuasi selesai dilakukan sekitar pukul 20.08 Wita. Jenazah kemudian dibawa menuju Rumah Sakit Umum Prof Dr IGNG Ngoerah menggunakan ambulans Sosial Ummat Masjid Agung Palapa.
Selama operasi SAR berlangsung turut melibatkan Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Balawista, Polair Polresta, Brimob Polda Bali, Bhabinkamtibmas Desa Pecatu, Babinsa Desa Pecatu, perangkat Desa Pecatu, Orari, serta masyarakat setempat. (OL/J-3)
Insiden maut terjadi di Desa Ungasan, Badung, Bali. Tembok proyek ambruk menimbun pekerja, mengakibatkan dua orang meninggal dunia.
Dari hasil pencarian terbaru, 20 jenazah ditemukan di Aceh Tamiang, enam di Aceh Utara, sembilan di Aceh Timur, dan empat di Pidie Jaya.
Apabila ada jenazah yang belum teridentifikasi sementara tempat penyimpanan terbatas, polisi akan melakukan pemakaman dengan penandaan khusus.
Dari 58 kantong jenazah yang diterima RS Bhayangkara sejak 27 November 2025, 33 jenazah telah teridentifikasi melalui data primer dan sekunder serta sudah diserahkan kepada keluarga.
Kompolnas sebagai lembaga pengawas kepolisian memantau langsung perkembangan pencarian dua remaja yang sebelumnya dilaporkan hilang oleh KontraS
Penyerahan jenazah merupakan bagian dari kesepakatan gencatan senjata yang dimediasi oleh Amerika Serikat.
Adapun operasi SAR yang menjadi perhatian masyarakat antara lain kecelakaan pesawat pada 3 Agustus 2025 terhadap pesawat latih PK-S126 yang jatuh di Desa Benteng, Ciampea.
Baznas melalui Baznas Tanggap Bencana (BTB) bergerak cepat melakukan evakuasi warga yang terjebak banjir di sejumlah wilayah di Kota Tangerang dan Kabupaten Karawang.
Pemkot Bandung memberi bantuan yang difokuskan pada upaya evakuasi korban serta operasional dapur umum bagi warga terdampak bencana longsor di Cisarua
Ia mengatakan dua korban diduga tertimbun longsor saat bekerja di area pertanian/perkebunan dan jauh dari pemukiman penduduk.
Pemerintah daerah telah menetapkan Status Tanggap Darurat sejak 23 Januari 2026 selama 14 hari guna memastikan penanganan dilakukan secara cepat, terpadu, dan terkoordinasi.
Kru kapal tersebut yakni Sriram Veeramani Krishnan (L/43) merupakan WNA asal India yang mengalami gangguan kesehatan saat berlayar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved