Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
UNIVERSITAS Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin akan membangun pusat penelitian lahan basah dan mangrove dunia seluas 621 hektare, di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan.
Pembangunan pusat penelitian lahan basah dan mangrove ini bekerjasama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Hal ini juga dalam rangka mencapai target ULM sebagai perguruan tinggi berstandar internasional (world class university) dengan unggulan lahan basah dan mangrove.
"Dalam waktu dekat kita harapkan terbit persetujuan dari Menteri LHK. Ini merupakan yang pertama di dunia dan nantinya akan menjadi pusat penelitian bersama mancanegara," tutur Rektor ULM Banjarmasin, Profesor Ahmad, Kamis (25/7).
Baca juga : Universitas Sari Mulia Banjarmasin Gelar Pemilihan Putera Puteri Kampus 2024
Menurutnya pusat penelitian ini juga akan menjadi income generating dan suplay terkait perdagangan karbon dengan perkiraan nilai cukup besar. "Saat ini semua negara fokus pada climate change dan kita memiliki kawasan lahan basah dan mangrove yang luas untuk penelitian," ujarnya.
ULM Banjarmasin merupakan perguruan tinggi tertua dan terbaik di regional Kalimantan dan Kawasan Timur Indonesia. "Saat ini ULM terakreditasi A dan dalam waktu dekat akan naik menjadi Unggul," kata Ahmad.
Ada 12 judul penelitian dan riset internasional bekerjasama dengan berbagai universitas mancanegara dan 56 judul penelitian dan riset yang bekerjasama dengan perguruan tinggi dan lembaga nasional.
Pada bagian lain, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kalsel, Hanifah Dwi Nirwana beberapa waktu lalu mengatakan berdasarkan data badan informasi geospasial (BIG) tahun 2022, luas lahan kritis yang tersebar di Kalsel seluas 458.471,74 hektare dan 76.776,85 hektare di antaranya merupakan lahan mangrove.
Kawasan mangrove di Kalsel tersebar di sejumlah kabupaten meliputi Barito Kuala, Banjar, Tanah Laut, Tanah Bumbu dan Kotabaru. Kalsel pada 2024 menargetkan penanaman 137 ribu pohon mangrove. (Z-3)
Pentingnya sertifikat sebagai perlindungan hukum bagi petani. Menurutnya, tanpa kepastian legal, justru ada risiko lahan diambil pihak lain.
Kemajuan ilmu pengetahuan modern telah membawa banyak progres dalam pengelolaan kehutanan dan lingkungan.
Selain untuk rehabilitasi mangrove, alat yang telah terdaftar sebagai paten sederhana sejak September 2025 ini juga dapat difungsikan untuk penanaman tanaman lumpur lainnya.
Kementerian Kehutanan mencatat capaian positif dalam pelaksanaan rehabilitasi mangrove sepanjang 2025.
Kawasan mangrove, yang berperan penting sebagai pelindung pantai, penyerap karbon, serta habitat keanekaragaman hayati, menjadi salah satu fokus rehabilitasi.
1.000 pohon mangrove yang disiapkan oleh PT Position ini bertujuan untuk menahan abrasi pantai, mengurangi dampak gelombang laut, serta meminimalisasi risiko bencana.
LIMA mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (FK USK) berhasil meraih prestasi gemilang di panggung dunia.
Penelitian ini menawarkan rekomendasi yang dinilai dapat memperkuat posisi Indonesia dalam menghadapi tantangan keamanan regional.
Para ilmuan menemukan bahwa bagian otak yang awalnya dianggap hanya memproses penglihatan ternyata dapat memicu gema sensasi sentuhan.
Resiliensi petani merupakan syarat penting jika pengelolaan usaha kelapa di provinsi tersebut ingin berkelanjutan.
Hasil penelitian menemukan persoalan kental manis bukan hanya perihal ekonomi, tetapi juga regulasi yang terlalu longgar.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menilai Kitab Fikih Zakat karya Dr. Nawawi Yahya Abdul Razak Majene sangat relevan bagi pengelolaan zakat di era modern.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved