Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
HUSAINI, 45, orang dalam gangguan jiwa (ODGJ), membakar rumahnya sendiri di Desa Geulanggang Teungoh, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh. Akibatnya, rumah berkonstruksi semipermanen peninggalan almarhum kedua orangtuanya, Abdullah dan Nuraini, hangus dilalap api.
Samsuar, warga Geulanggang Teungoh, Sabtu (22/6), mengatakan peristiwa jarang terjadi itu berawal ketika Husaini kumat (kambuh) gangguan jiwa yang sudah dideritanya pada Jumat sore. Tidak diketahui cara lelaki lajang yang baru beberapa bulan kepergian almarhumah ibunya itu menyulut api di dalam rumahnya.
"Tiba-tiba terlihat ada kepulan asap dan api keluar dari atap dapur rumah itu. Orang-orang sekitar langsung menuju lokasi untuk berusaha memadamkan api," tutur Samsuar.
Baca juga : Rumah Mewah Dua Lantai Terbakar di Merangin Jambi
Kobaran api baru padam menjelang malam, setelah disiram armada pemadam kebakaran milik pemkab. Bagian atas rumah berkonstruksi kayu semipermanen itu hangus. Hanya sebagian dinding atau bagian bawah yang masih tersisa.
Sesuai informasi diperoleh Media Indonesia, Husaini mengalami gangguan jiwa seperti keterbelakangan mental sejak kecil. Sepeninggal almarhumah ibunya beberapa bulan lalu, dia dijaga oleh keponakan atau anak dari kakak perempuannya.
Setiap hari pemuda paruh baya itu diantar nasi oleh keponakan yang tinggal di belakang rumah peninggalan orangtuanya tersebut. Selama ini Husaini dalam pengobatan jiwa.
Sayangnya, setelah kebakaran akibat aksi perlakuannya itu, Husaini terlihat seperti termenung. Namun lelaki itu tidak bisa mengatakan apapun terkait kebakaran tempat tinggalnya tersebut. (Z-2)
Petugas pemadam kebakaran menunjukkan respons yang cukup impresif dengan tiba di lokasi kejadian hanya enam menit setelah laporan diterima, yakni pukul 21.31 WIB.
Kebakaran melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Pedongkelan Belakang, RT 03/RW 14, Kelurahan Cengkareng Timur, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (31/1) dini hari.
Sebanyak 14 unit mobil damkar milik Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) dihibahkan kepada 14 kabupaten/kota di luar Jakarta.
ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Abdullah, menyoroti fenomena masyarakat yang belakangan ini lebih memilih melapor ke petugas pemadam kebakaran (Damkar) dibandingkan polisi.
Kebakaran melanda kawasan padat penduduk di Jalan Irigasi RT 02/RW 01, Kelurahan Cakung Timur, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Selasa (4/11) pagi.
Empat korban kebakaran Pademangan terdiri atas seorang wanita paruh baya, seorang wanita hamil, serta dua anak kecil.
Menjelang 12 hari memasuki Bulan Suci ramadan 1457 H, kondisi warga penyintas banjir besar di Aceh Tengah masih sangat memprihatinkan.
Ini merupakan bentuk kepedulian USK terhadap mahasiswa terdampak sekaligus upaya meringankan beban ekonomi mereka.
Mahasiswa diingatkan agar sebaik mungkin menghindari hal-hal yang merugikan.
Untuk menutupi kebutuhan pupuk tanaman padi, mereka harus beralih ke pupuk nonsubsidi.
Sebanyak 20 sumur bor berteknologi RO dibangun di wilayah terdampak banjir Aceh untuk menyediakan air bersih dan mendukung pemulihan warga.
Dampak dari kondisi cuaca ini, kata dia, juga berpotensi terjadi gelombang tinggi yang berkisar antara 1,5 meter hingga 2,5 meter di perairan wilayah Aceh bagian barat dan selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved