Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) mengawali langkah inovatif dan revolusioner mengatasi tantangan kritis yang melanda Papua dengan menghasilkan program kemanusiaan yang menjanjikan.
Pada bulan Januari 2024 lalu, sejalan dengan visi besar Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Staf Ahli Pangdam XVII Cenderawasih Kolonel Arry Sundoro meluncurkan program pengeboran air bersih di Kabupaten Wamena Jayawijaya, RTM Wamena, Jayapura, Papua.
"Bantuan pengeboran air bersih untuk minum, mandi, dan cuci ini merupakan upaya nyata untuk meningkatkan kualitas hidup prajurit dan keluarganya, serta mendukung ketahanan pangan di wilayah ini," ujar Kolonel Arry dalam keterangannya, Rabu (7/2/2024).
Baca juga : TNI AD Tergetkan Perbaikan 15 Pos Militer di Papua Tuntas Tahun Ini
Tidak berhenti di situ, TNI AD menjalin kerjasama dengan Dinas Perikanan Pemerintah Daerah Kabupaten Jayapura untuk memberikan pelatihan budidaya ikan lele kepada prajurit yang menghadapi masalah hukum.
Melalui penggunaan kolam terpal sebagai media budidaya, pelatihan tersebut bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan yang cukup bagi prajurit untuk memulai usaha budidaya ikan lele sebagai alternatif untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka.
"Inisiatif ini bukan semata inisiatif lokal, ini adalah bagian dari visi besar TNI AD yang dipimpin oleh Bapak Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Hal ini menunjukkan komitmen yang nyata terhadap kesejahteraan prajurit dan keluarganya, terutama di daerah terpencil seperti Papua," terangnya.
Baca juga : TNI AD Gagalkan Penyelundupan Narkotika di Perbatasan Papua
Arry mengungkapkan bahwa dalam linimasanya, program ini juga sejalan dengan agenda pemerintah untuk memastikan ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Dengan harapan, program ini akan membawa dampak positif yang signifikan bagi prajurit, keluarga mereka, dan masyarakat Papua pada umumnya," ucap Arry.
Kunci kesuksesan program ini adalah kolaborasi yang kuat antara TNI AD, pemerintah daerah, dan berbagai stakeholder lainnya.
Dengan sinergi yang terjalin, Papua diharapkan dapat terus maju dan berkembang dalam aspek vital kehidupan seperti akses terhadap air bersih dan ketahanan pangan.
"Dengan demikian, misi kemanusiaan TNI AD di Papua bukan sekadar dukungan bagi para prajurit, tetapi juga menjadi tonggak penting dalam upaya membangun kesejahteraan dan kemajuan bagi seluruh masyarakat Papua," pungkasnya. (RO/R-1)
Kapan pendaftaran TNI AD 2026 dibuka? Simak jadwal lengkap Tamtama, Bintara, dan Taruna Akmil, syarat terbaru (tinggi badan 158 cm), serta panduan lolos seleksi di sini.
Pendaftaran Tamtama PK TNI AD Gelombang I TA 2026 masih dibuka hingga 29 Januari. Validasi data dimulai hari ini, 6 Januari 2026. Simak syarat lengkapnya.
Demonstrasi militer dan parade serta pameran alat utama sistem senjata (alutsista) tersebut digelar dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Juang TNI AD.
Empat Unit Kendaraan Operasional Diserahkan kepada Kementerian Pertahanan Republik Indonesia Guna Percepatan Bantuan di Wilayah Terdampak Bencana.
Hingga Minggu (30/11), total 21.707 personel TNI AD dikerahkan untuk membantu percepatan penanganan dampak banjir bandang di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Akibat banjir dan tanah longsor yang terjadi sejak 21 November 2025 dan menimpa 13 kabupaten/kota di Sumatra Utara, BNPB menyebutkan telah 58 orang ditemukan meninggal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved