Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
RUMAH Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad Provinsi Riau saat ini dilengkapi dengan fasilitas gedung Diagnostik Terpadu dan gedung Bedah Sentral Terpadu yang memiliki 25 kamar operasi dalam bangunan 5 lantai.
Keberadaan fasilitas-fasilitas terbaik tersebut akan mendukung RSUD Arifin Achmad sebagai pusat rujukan dan menjadi rumah sakit dengan Instalasi Bedah Sentral Terpadu yang terbesar di wilayah Sumatra
Direktur Utama RSUD Arifin Achmad Wan Fajriatul Mamnunah mengatakan RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau saat ini telah berkembang menjadi sumah sakit kebanggaan bagi masyarakat di Provinsi Riau.
Baca juga : 2.066 Warga Riau Masih Mengungsi Akibat Banjir
"RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau di Pekanbaru adalah Rumah Sakit Tipe B Pendidikan. Ini merupakan institusi pemerintah Provinsi Riau yang mempunyai tugas dan fungsi mencakup upaya pelayanan kesehatan perorangan, pusat rujukan, dan pembina Rumah Sakit Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau serta merupakan tempat pendidikan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Riau dan institusi pendidikan kesehatan lainnya," kata Wan Fajriatul, Selasa (16/1).
Ia menjelaskan, dalam sejarahnya Rumah Sakit tersebut diresmikan oleh Gubernur Riau Arifin Achmad pada 1976 dengan nama Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Pekanbaru.
Baca juga : Gubernur Edy Nasution Sebut Banjir di Riau Merupakan Siklus 20 Tahunan
Pada 1993, statusnya meningkat dari RS Kelas C menjadi RS Kelas B Non Pendidikan dan berganti nama menjadi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pekanbaru. Pada 1999, RS ditingkatkan kelasnya menjadi RS Kelas B Pendidikan, dan pada 9 Agustus 2005, RSUD Pekanbaru berganti nama menjadi RSUD Arifin Achmad dengan kapasitas 370 tempat tidur.
Selanjutnya pada 2009, RSUD Arifin Achmad menambah kapasitas rawat inap dari 370 tempat tidur menjadi 543 tempat tidur. Seiring dengan melonjaknya jumlah pasien kelas III dimana sebagian besar adalah pasien miskin atau masyarakat miskin yang memperoleh jaminan kesehatan dari Pemerintah, pada 2012 telah dimulai pembangunan Gedung Rawat Inap 5 lantai dengan kapasitas 400 tempat tidur yang ditujukan khusus untuk melayani pasien kelas III dan pasien miskin.
"Berdasarkan keputusan Gubernur Riau Nomor 305/ II/2010, RSUD Arifin Achmad telah ditetapkan sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) pada 25 Februari 2010. Peningkatan status menjadi Badan Layanan Umum Daerah mewajibkan RSUD Arifin Achmad untuk selalu meningkatkan standar pelayanan," jelasnya.
Menurutnya, amanah sebagai BLUD tersebut telah diupayakan secara optimal. Hal itu dibuktikan dengan beberapa penghargaan dan sertifikasi yang diterima oleh RSUD Arifin Achmad. Diantaranya Sertifikasi ISO 9001:2000 untuk Pelayanan Instalasi Rawat Darurat, Sertifikasi ISO 9001: 2008 untuk Pelayanan Rawat Jalan, Sertifikasi ISO 9001:2008 untuk Pelayanan Manajemen, Sertifikasi Akreditasi untuk 16 Pelayanan Tingkat Penuh dan Sertifikat Akreditasi Paripurna.
"Kami ingin menjadikan RSUD Arifin Achmad sebagai rumah sakit yang mampu memenuhi harapan masyarakat dan menjadi pilihan bantuan medis yang dapat diandalkan. Hal itu agar kita mampu mempertahankan mental yang sehat dan aktif, menemukan kembali keindahan hidup, serta menghargai hidup sehat setiap hari. Dengan dukungan dan peran serta dari semua pihak, kami berharap akan dapat segera mewujudkan misi kami untuk menjadikan RSUD Arifin Achmad sebagai rumah sakit pendidikan mandiri dengan pelayanan paripurna yang memenuhi standar Internasional. Ucapan terimakasih disampaikan kepada semua pihak yang telah berpartisipasi aktif dalam membangun dan memperbaiki kinerja pelayanan RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau dalam mewujudkan visi dan misinya," pungkasnya. (Z-5)
Gerakan ini merupakan sinergi lintas sektor yang melibatkan musisi lintas generasi, komunitas, serta dukungan penuh dari pemerintah dan sektor swasta.
Human Initiative memaparkan arah dan rencana pemulihan Sumatra. Pihaknya menyusun rencana itu berdasarkan kebutuhan masyarakat dan pendekatan kawasan.
ANGGOTA Komisi XII DPR RI Fraksi PKS, Ateng Sutisna, mendukung langkah Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) yang menggugat enam perusahaan besar atas dugaan keterlibatan bencana banjir Sumatra
Kerusakan padang lamun di pesisir Jawa dan sebagian Sumatra berpotensi menjadi salah satu sumber emisi karbon tersembunyi terbesar di Indonesia.
Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL) Subhan mengatakan, dari total 18 unit huntara, tiga unit telah dihuni warga Desa Gedumbak
Donasi ini merupakan hasil penggalangan dana sukarela dari Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai BUMD, serta masyarakat Kabupaten Sumedang
HARIMAU Sumatra (Panthera Tigris Sumatrae) berusia remaja menuju dewasa dilaporkan muncul di sekitar pemukiman penduduk di RT.14/RW.14 Desa Benteng Hulu, Siak, Riau.
Seekor gajah jantan dewasa berusia sekitar 40 tahun ditemukan mati mengenaskan dengan kondisi kepala terpotong di area konsesi PT Riau Andalan Pulp and Paper (PT RAPP), Pelalawan, Riau.
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menegaskan tidak akan memberi toleransi kepada pelaku pembunuhan gajah yang ditemukan mati dalam kondisi dimutilasi.
Gakkum Kehutanan memeriksa PT RAPP terkait kematian Gajah Sumatera di Riau. Investigasi fokus pada pemenuhan kewajiban perlindungan satwa di areal konsesi.
JARINGAN Kerja Penyelamat Hutan Riau (Jikalahari) mengecam keras atas pembantaian seekor Gajah Sumatra (Elephas maximus sumatranus) di areal konsesi.
Gakkum Kehutanan mengejar dan membongkar jaringan yang diduga terlibat dalam pembunuhan Gajah Sumatera yang mati terpenggal di Riau.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved