Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPEDULIAN terhadap lingkungan mendorong Govvinda Yuli Effendi untuk terus mengedukasi masyarakat secara mandiri di Sumatra Barat ikut melalukan pengelolaan sampah. Ia bahkan memperkenalkan konsep bank sampah di daerahnya.
Perjuangan melakukan edukasi itu dilewati Govvinda dengan tidak mudah. Minimnya alat operasional, seperti alat pengangkut sampah dan sarana penyimpanan, menjadi tantangan besar. Satu-satunya mobil pribadinya bahkan harus dikorbankan untuk mengangkut sampah.
Dengan semangat juangnya, Govvinda menjalankan sistem tabung angkut atau menjual langsung ke pengepul.
Baca juga : Kota Bandung Cabut Status Darurat Sampah
Dengan semangatnya, Govvinda memiliki harapan besar untuk mengubah paradigma masyarakat dalam pengelolaan sampah, mengurangi pembuangan ke tempat pembuangan akhir, dan meningkatkan kesadaran akan keberlangsungan lingkungan.
“Visi saya adalah sebuah komunitas yang secara sadar mengurangi kebiasaan membuang sampah sembarangan, baik di sungai maupun lahan kosong lainnya. Saya menaruh harapan besar agar pembuangan sampah ke TPA dapat diminimalisir,” katanya.
Baca juga : Mahasiswa UT Tawarkan Gagasan Re-Inventing Green Economy pada COP28
Melalui perjuangannya, ia berharap masyarakat dapat mengubah pola pikir dan perilaku, menuju lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.
Kini, upaya Govvinda dalam pengelolaan sampah terus diperluas hinga ke perkantoran, destinasi wisata, dan sekolah-sekolah untuk mempromosikan pengelolaan sampah. Kerja kerasnya membuahkan hasil dengan terjalinnya kerja sama yang signifikan dengan beberapa institusi tersebut.
Perjuangan Govvinda mendapatkan apresiasi dari Kementerian Pemuda dan Olahraga lewat penghargaan Pemuda Pelopor Tingkat Nasional karena dedikasi penuhnya dalam bidang Pengelolaan Sumber Daya Alam, Lingkungan, dan Pariwisata.
“Terima kasih kepada Kemenpora RI atas apresiasi yang diberikan kepada saya, saya merasa bersyukur dengan adanya pemuda pelopor ini, apresiasi ini merupakan bentuk pengakuan atas karya dan dedikasi kami selama ini.” ucap Govvinda.
Govvinda menegaskan, apresiasi itu memberikan semangat baru bagi dirinya untuk terus berkarya. Selain itu, juga makin menginspirasi lingkungan sekitarnya ,terbukti dari banyaknya yang ingin menjadi pemuda pelopor berikutnya,
Govvinda pun berharap kedepannya, pemuda Indonesia semakin menggali potensi diri mereka konsisten dengan apa yang mereka lakukan serta mendedikasikan diri untuk mengabdi di daerah mereka. (Z-5)
Universitas Indonesia menggandeng Bank Sampah Alamanda Sejahtera dalam kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat yang menyasar anak-anak sekolah dasar di Kota Bekasi.
FEB UI melaksanakan program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa edukasi pengelolaan sampah organik dan anorganik bagi ibu rumah tangga.
Warga RW 01 Kelurahan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (23/12) mendapatkan edukasi pelestarian lingkungan melalui penguatan Bank Sampah dan peningkatan akses kesehatan.
Program Waste to Empower diharapkan dapat meningkatkan kapasitas bank sampah hingga 30%.
Bank Sampah Unit Dabaresih (Dago Barat Resik Hejo) mendapat dukungan dari PT Pegadaian Kanwil Bandung
Bank Sampah Gemilang yang berlokasi di Kelurahan Kubu Marapalam, Padang Timur, terus berinovasi mencari solusi atas persoalan sampah plastik.
Kementerian Pertanian mulai bergerak memulihkan ribuan hektar lahan pertanian yang rusak akibat bencana hidrometeorologi di Sumatra Barat (Sumbar).
“Dari sisi pH-nya, air ini berada di bawah 6,5. Jadi kalau bisa tolong jangan diminum. Ibaratnya seperti air di sungai pada umumnya,”
Prosesi pemakaman enam jenazah korban banjir bandang yang hingga kini belum teridentifikasi digelar dengan penuh khidmat, Rabu (7/1).
PEMERINTAH Kabupaten Tanah Datar Sumatra Barat (Sumbar) menggelar rapat untuk memperkuat langkah pengendalian rabies menyusul meningkatnya kasus rabies.
Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memperpanjang masa pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH) tahap pertama bagi jemaah di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat
Setiap unit memiliki kapasitas produksi hingga sekitar 2.000 liter air minum per hari dan akan ditempatkan di titik-titik prioritas sesuai kebutuhan masyarakat di lokasi bencana.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved