Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo atau Jokowi melantik Brigadir Jenderal (Brigjen) Tentara Nasional Indonesia (TNI) Edy Natar Nasution sebagai Gubernur Riau. Pelantikan digelar di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/11). Pelantikan Edy didasarkan pada Keputusan Presiden No. 114/P tahun 2023.
"Saya bersumpah akan memenuhi kewajiban saya sebagai gubernur/wakil gubernur dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 dan menjalankan segala undang-undang, dan peraturannya dengan selurus-lurusnya, serta berbakti kepada masyarakat, nusa, dan bangsa,” ucap presiden mendiktekan penggalan sumpah jabatan.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pelantikan oleh presiden dan Gubernur Riau Edy Natar Nasution.
Baca juga: BPBD Pekanbaru Beri Peringatan Waspada Cuaca Ekstrem
Turut hadir dalam pelantikan tersebut Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Agus Subiyanto dan perwakilan lembaga tinggi negara.
Sebelumnya, Edy menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau. Setelah dilantik, ia akan menjabat sebagai Gubernur Riau Definitif hingga akhir Desember 2023 atau sesuai sisa masa jabatan gubernur yang berlaku.
Gubernur Riau sebelumnya dijabat oleh Syamsuar yang telah mengundurkan diri pada September 2023. Syamsuar maju sebagai calon legislatif untuk pemilihan umum (pemilu) 2024.
Baca juga: Warga Pekanbaru Terima Bantuan Bedah Rumah dari Polda Riau
Seusai pelantikan, dalam keterangan pers, Edy mengatakan pesan Presiden Jokowi agar gubernur menjaga kondusivitas menjelang tahun politik 2024. (Z-1)
BANJIR yang melanda hampir seluruh daerah di Provinsi Riau saat ini merupakan banjir akibat siklus 20 tahunan
KEMENTERIAN Kehutanan (Kemenhut) melalui Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan terus mengintensifkan upaya pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhutla) di Provinsi Riau.
Cuaca panas ekstrem yang melanda Kota Pekanbaru dituding menjadi pemicu utama meningkatnya kerawanan kebakaran di area lahan gambut dan semak belukar.
BMKG deteksi 113 titik panas di Riau per 18 Maret 2026. Bengkalis dan Dumai mendominasi. Simak update pemadaman karhutla oleh tim gabungan BPBD di sini.
BALAI Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau bersama aparat terkait dan masyarakat berhasil mengamankan seekor anak Harimau Sumatra (Panthera Tigris Sumatrae).
REGU pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Manggala Agni terus mengintensifkan upaya pemadaman di sejumlah titik api di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau.
Dari sekitar 1.100 ekor di seluruh Sumatra, diperkirakan hanya tersisa 216 ekor di Riau.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved