Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
CALON presiden Ganjar Pranowo membahas situasi sosial dan politik di masyarakat saat ini, serta mendapatkan nasihat dari Abuya KH. Ahmad Muhtadi bin Dimyathi al-Bantani atau akrab disapa Abuya Muhtadi.
Abiya mengingatkan Ganjar agar konsisten menebar kebaikan kepada masyarakat Indonesia.
Nasihat itu disampaikan saat Ganjar bersilaturahmi ke kediaman Abuya Muhtadi di Pondok Pesantren Roudlotul Ulum, Kampung Cidahu, Dusun Tanagara, Kec. Cadasari, Kab. Pandeglang, Prov. Banten, Senin (13/11).
Baca juga: 3 Paslon Pilpres 2024 Masing-masing Dikawal 74 Personel Polri
"Ya mendapatkan nasihat-nasihat dari orang tua tentang kebaikan dan kesabaran," ungkap Ganjar.
Menurut Ganjar, Abuya Muhtadi berpesan tentang persatuan dan meminta agar tidak ada perpecahan di tengah situasi sosial dan politik saat ini, terutama dalam kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Baca juga: Mahfud MD: Kecurangan tidak Membawa Berkah
"Ya semua merasakan bahwa semua kondisi ini perlu disikapi dengan ketenangan, jangan sampai menimbulkan perpecahan, (itu nasihat beliau)," tutur Ganjar.
Ganjar sepakat dengan Abuya Muhtadi. Mantan gubernur Jawa Tengah ini mengajak semua lapisan masyarakat untuk tetap tenang dan tetap menjaga kondusifitas dalam kontestasi Pilres 2024 ini.
"Maka saya sampaikan tadi semua harus sabar, dijalani sampai saling mengingatkan. Kalau orang jawa bilang dalam kondisi seperti ini harus eling lan waspada (ingat dan mawas diri)," tegas Ganjar.
"(Kami) Bersilaturahmi. Abuya (Muhtadi) mendoakan," imbuh Ganjar. (RO/Z-7)
Presiden Prabowo menyampaikan ucapan Natal 2025 dan mengajak masyarakat memperkuat persatuan nasional serta solidaritas sosial.
Menag Nasaruddin Umar mengajak umat Katolik dan Kristen untuk menjadikan perayaan Natal sebagai momentum untuk mendalami pesan Natal, sekaligus memperkuat kerukunan antar-umat beragama.
PRESIDEN Prabowo Subianto menyatakan dirinya merasa tak otoriter dalam memimpin pemerintahan. Hal itu ia simpulkan dari upaya yang dia lakukan untuk menjaga persatuan di dalam negeri.
Selain membawakan beberapa lagu ciptaan WR Soepratman, ditampilkan juga teater yang menyajikan pesan moral tentang persatuan
Kepala BPIP Yudian Wahyudi menyampaikan pentingnya keberadaan Relawan Kebajikan Pancasila sebagai garda moral bangsa yang menyalakan semangat kemanusiaan, persatuan, dan gotong royong.
Menurut Prabowo, prinsip kesetaraan manusia adalah kebenaran universal yang menjadi dasar bagi terciptanya keadilan dan kemajuan global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved