Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Batang dan Kota Pekalongan, Jawa Tengah mengungkapkan ribuan alat peraga kampanye (APK) diduga melanggar peraturan dan ketentuan.
Ribuan alat peraga kampanye, baik itu yang menampilkan caleg DPRD kabupaten/kota, DPRD provinsi dan DPR RI maupun calon presiden dan wakil presiden bertebaran di berbagai wilayah dan jalur utama di Kabupaten Batang dan Pekalongan.
Padahal masa kampanye baru akan dimulai pada 28 November mendatang. Namun caleg maupun partai pengusung sudah memilih start lebih awal untuk mencari dukungan suara.
"Ada 2.007 APK diduga melanggar aturan, kita sedang lakukan investigasi dan penelitian dan jika memang melanggar maka akan kita tertibkan," kata Koordinator Divisi enanganan, Pelanggaran, Data dan Informasi Bawaslu Batang Lutfi Dwi Yoga, Rabu (8/11).
Baca juga:
> Kampanye Negatif Bentuk Ketidakpercayaan Diri
> Bawaslu Ingatkan Caleg tidak Curi Start Kampanye
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Satpol PP Batang Ulul Azmi juga mengakui adanya ribuan APK yang diduga melanggar aturan. Pihaknya telah berkoordinasi dengan Bawaslu dan KPU untuk menindaklanjuti hal tersebut.
"Segera akan kita tertibkan pada APK yang kedapatan melanggar ketentuan," tambahnya.
Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Pekalongan Miftachudin secara terpisah juga mengungkapkan hal sama. APK yang diduga melanggar mulai dari bentuk gambar hingga lokasi pemasangan.
"Kampanye baru akan dilakukan 28 November hingga 10 Februari mendatang, tapi banyak APK caleg, parpol hingga capres yang telah mendahului start," ujar Miftachudin. (Z-6)
Perludem menilai efisiensi anggaran seharusnya ditempuh melalui digitalisasi pemilu, penyederhanaan tahapan, serta rasionalisasi badan ad hoc.
MENYIKAPI wacana kembalinya Pilkada ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sulawesi Selatan segera menyusun langkah antisipasi.
Bantuan ini merupakan kelanjutan dari komitmen Bawaslu sebagai institusi negara yang turut hadir merespons bencana alam di Sumut, di luar fungsi utamanya sebagai lembaga pengawas pemilu.
Bawaslu harus memastikan setiap informasi yang disampaikan kepada publik bersumber dari data yang sahih, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Seleksi anggota KPU dan Bawaslu juga harus diperketat agar benar-benar menghasilkan komisioner yang independen dan berintegritas.
Anggota Bawaslu RI, Puadi, menegaskan kegiatan ini bukan sekadar seremoni dukungan, melainkan implementasi amanat UU untuk mempromosikan kinerja aparat.
Dampak cuaca ekstrem ini, bencana angin puting beliung juga menerjang Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan.
Terbukti, dengan diperbaikinya salah satu akses di lingkungan KITB tersebut. Sehingga, mempermudah mobilitas untuk menuju KITB dari Banyuputih menuju Kedawung di KEK Industropolis Batang.
Keduanya ditangkap setelah melakukan perampokan dengan modus meracuni seorang tukang ojek menggunakan kecubung hingga menyebabkan korban meninggal dunia.
Geliat investasi ini merupakan sinyal positif bagi pertumbuhan ekonomi dan perlu terus diperkuat melalui kepastian lahan dan percepatan perizinan.
Pelari dari berbagai daerah di Indonesia kembali meramaikan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) RUN 2025, di Kabupaten Batang, Jawa Tengah (Jateng)
Keberhasilan Batang Run 2025 menjadi momentum penting bagi pengembangan pariwisata pesisir. Apalagi dengan jumlah peserta jauh di atas ekspektasi awal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved