Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
Banjir merusak sekitar 430 hektare lahan pertanian di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat. Banjir tersebut diakibatkan curah hujan tinggi yang terjadi pada Jumat (23/9).
"Hasil pendataan sementara petugas di lapangan lahan pertanian yang terdampak seluas 430 hektare di empat kecamatan," kata Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Pasaman Barat Doddy San Ismail, Minggu (24/9).
Secara rinci, ia mengatakan lahan-lahan yang terdampak banjir tersebar di Kecamatan Ranah Batahan seluas 226,5 haktare, Kecamatan Koto Balingka 21,5 hektare, Kecamatan Lembah Melintang 173 hektare dan Kecamatan Sasak Ranah Pasisia 10 haktare. Pada umumnya, yang terdampak adalah lahan pertanian padi milik masyarakat.
Baca juga: Banjir Landa Pasaman Barat, Warga Dievakuasi
Doddy mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan petugas Pengendali Organisme Tumbuhan yang berada di bawah Dinas Pangan, Tanaman Pangan Hortikultura Provinsi Sumbar. Mereka akan turun ke lapangan untuk memastikan lahan tersebut sudah masuk kategori gagal panen atau puso.
"Tim akan turun ke lokasi setelah air surut karena saat ini lahan masih tergenang air. Jika nanti dilakukan pengecekan dan masuk kategori gagal panen, kami akan ajukan bantuan benih atau bibit padi," jelasnya.
Baca juga: Curah Hujan Tinggi, Pariaman Dilanda Banjir
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasaman Barat, rata-rata ketinggian air di empat kecamatan yang terendam banjir berada di kisaran 50 cm hingga 150 cm. (Ant/Z-11)
Sekretaris BNPP RI, Komjen Pol. Makhruzi Rahman melakukan peninjauan ke wilayah terdampak banjir bandang di Kampung Landuh, Kabupaten Aceh Tamiang
Kendaraan roda dua dan roda empat terjebak kemacetan akibat banjir yang disebabkan meluapnya drainase di Jalan Brigjen M. Yoenoes, Kendari.
Bencana yang terjadi dengan demikian bukan sarana memecah belah umat, apalagi provokasi gerakan-gerakan antikeindonesiaan.
Perubahan iklim global kini menjadi realitas ilmiah yang tidak terbantahkan dan berdampak langsung pada meningkatnya risiko bencana di berbagai wilayah, termasuk Sumatra.
GERAKAN Pemuda (GP) Ansor kembali mendistribusikan bantuan terhadap korban terdampak bencana banjir di Kabupaten Pekalongan.
Grup UT akan terus memantau perkembangan situasi di wilayah terdampak serta memperkuat sinergi dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah
Demi keamanan, warga kini bekerja dengan perlengkapan pelindung dan memastikan aliran energi tetap padam hingga kondisi benar-benar kering.
Faktor ekonomi menjadi pertimbangan utama bagi para penyintas. Harga yang sangat terjangkau membuat kios ini menjadi primadona bagi warga yang sedang merintis kembali hidupnya.
Pelayanan yang diberikan harus sesuai dengan harapan publik.
WARGA Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, masih dihantui banjir hingga Maret 2026, sejak banjir besar yang terjadi pada 25 November 2025 lalu.
Masih banyak warga menghadapi kesulitan akibat banjir yang melanda akhir tahun lalu
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan kondisi terkini genangan akibat hujan deras yang mengguyur ibu kota sejak Minggu (8/3).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved