Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
TEKNOLOGI modifikasi cuaca (TMC) atau hujan buatan untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau berakhir. Sebanyak 10,4 ton NaCl atau garam telah disemai di langit Riau selama 11 hari kegiatan dan berhasil menurunkan hujan dan meningkatkan tren kenaikan tinggi muka air tanah (TMAT).
"Terakhir kegiatan penerbangan kami lakukan per tanggal 22 September 2023 atau 11 hari kegiatan. Total penerbangan selama periode 12-22 September 2023 sebanyak 13 kali penerbangan dengan menghabiskan bahan semai NaCl 10,4 ton," kata Koordinator Lapangan TMC Riau Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Fikri Nur Muhammad kepada Media Indonesia, Minggu (24/9).
Ia menjelaskan, setiap akhir kegiatan pihaknya selalu melakukan evaluasi kegiatan bersama stakeholder terkait. "Dan dalam evaluasi yang kami lakukan kemarin pada 22 September 2023 pukul 15.30 WIB di Posko Karhutla Riau dihadiri oleh KLHK, BMKG, TNI AU, BPBD Provinsi Riau, dan Manggala Agni," jelasnya.
Baca juga : Kebakaran Hutan Ekstrem Melanda Riau, Sangat Mudah Terbakar
Dikatakannya, selama periode kegiatan dari tanggal 12 hingga 22 September 2023, dari total 16 lokasi stasiun TMAT yang tersebar di 7 kabupaten Provinsi Riau. AlHasil TMC membantu menurunkan hujan dan menambah tren kenaikan TMAT.
"Secara rataan tiap kabupaten mengalami tren kenaikan TMAT terutama sejak tanggal 19 September 2023," ungkapnya.
Baca juga : Ogan Komering Ilir Makin Membara, Modifikasi Cuaca Diintensifkan
Sementara jumlah titik panas atau hotspot indikator karhutla di Pulau Sumatra terus meningkat. Saat ini terdeteksi sebanyak 366 titik dengan jumlah terbanyak berada di Sumatra Selatan yaitu sebanyak 253 titik panas.
"Jumlah titik panas di Sumatra sebanyak 366 titik dengan jumlah terbanyak di Sumatra Selatan 253 titik," kata Forecaster on Duty Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru Mia Vadilla, Minggu (14/9.
Selain Sumatra Selatan dengan 253 titik, lanuitnya, titik panas juga ditemukan di Lampung 81 titik, Bangka belitung 20 titik. Lalu di Sumatra Barat 7 titik, dan Riau 2 titik panas.
"Untuk 2 titik panas di Riau terdeteksi di Kabupaten Indragiri Hulu, dan Meranti," pungkasnya.(Z-4)
Mandi air hangat bukan sekadar untuk kenyamanan, melainkan langkah krusial untuk membantu menghilangkan kotoran dari lumpur serta menjaga suhu tubuh agar tidak kedinginan.
hujan menyebabkan adanya genangan-genangan di beberapa tempat. Kondisi ini menjadi faktor utama berkembangnya nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD)
BMKG merilis prakiraan cuaca Jakarta Kamis 5 Februari 2026. Waspadai potensi hujan petir dan angin kencang di seluruh wilayah DKI Jakarta. Cek detailnya!
Dampak dari kondisi cuaca ini, kata dia, juga berpotensi terjadi gelombang tinggi yang berkisar antara 1,5 meter hingga 2,5 meter di perairan wilayah Aceh bagian barat dan selatan.
Istilah awan kontainer tidak dikenal dalam ilmu meteorologi. Narasi yang beredar di masyarakat merupakan bentuk kesalahpahaman dalam memahami fenomena atmosfer.
Waspada terhadap peningkatan curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang bersifat fluktuatif, yang dapat terjadi pada pagi, siang atau sore, malam, hingga dini hari.
Meskipun modifikasi cuaca merupakan ikhtiar mitigasi yang penting, teknik ini bukanlah solusi permanen.
Jakarta siaga banjir hingga 12 Februari 2026. BMKG prediksi hujan sangat lebat dan lakukan modifikasi cuaca untuk mitigasi bencana di Ibu Kota.
Analisa cuaca harian menjadi pijakan utama dalam pengambilan keputusan strategis.
Operasi tersebut diarahkan pada titik-titik krusial pertumbuhan awan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menilai bahwa OMC yang dilakukan di Indonesia merupakan upaya mitigasi bencana yang terukur dan berbasis sains.
BMKG menjelaskan, teknik penyemaian awan dalam OMC tidak menciptakan awan baru, melainkan hanya memicu proses alami pada awan yang sudah jenuh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved